<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>515t4n&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://515t4n.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://515t4n.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jul 2010 08:14:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='515t4n.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>515t4n&#039;s Blog</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://515t4n.wordpress.com/osd.xml" title="515t4n&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://515t4n.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Lirik Lagu We will not go Down</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2010/06/29/lirik-lagu-we-will-not-go-down/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2010/06/29/lirik-lagu-we-will-not-go-down/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 04:04:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://515t4n.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[We will not go Down (Dowload Lagu Peduli Palestina di sini ) A blinding flash of white light Lit up the sky over Gaza tonight People running for cover Not knowing whether they’re dead or alive They came with their tanks and their planes With ravaging fiery flames And nothing remains Just a voice rising [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=113&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>We will not go Down<br />
(Dowload Lagu Peduli Palestina di <a href="http://www.michaelheart.com/songforgaza.htm">sini </a>)<br />
A blinding flash of white light<br />
Lit up the sky over Gaza tonight<br />
People running for cover<br />
Not knowing whether they’re dead or alive<br />
They came with their tanks and their planes<br />
With ravaging fiery flames<br />
And nothing remains<br />
<span id="more-113"></span><br />
Just a voice rising up in the smoky haze<br />
We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight<br />
Women and children alike<br />
Murdered and massacred night after night<br />
While the so-called leaders of countries afar<br />
Debated on who’s wrong or right<br />
But their powerless words were in vain<br />
And the bombs fell down like acid rain<br />
But through the tears and the blood and the pain<br />
You can still hear that voice through the smoky haze<br />
We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight<br />
We will not go Down mp3 download – Lagu ‘We will not go Down’ dan lirik lagu We will not go down ini di tulis dan di nyanyikan oleh Michael Heart untuk saudara kita di Gaza (jalur gaza) Palestina yang sedang mendapat agresi militer oleh Israel, Dengan alunan gitar akustik yang sangat nyaring dan arti lagu yang mendalam.<br />
saya kira lagu  We will not go Down layak anda download minimal sebagai perenungan, disisi lain memang lagu ini layak kita dengar saya kira, setelah setiap hari mendengar lagunya bunga citra lestari. Saya sendiri ketika menulis postingan ini memutarnya lebih dari 30x dengan mode repeat turn on dengan Windows media player.<br />
Lagu “We will not go Down” yang menceritakan suara hati orang-orang di jalur gaza,  betapa pedihnya ketika orang-orang  Palestina berlarian di bawah langit gaza untuk menyelamatkan diri, yang bahkan mereka tidak pernah tahu mereka sebenarnya masih hidup apa sudah mati.<br />
Ketika mereka “Tentara Israel” datang dengan tank tank dan pesawat mereka beserta tembakan di mana mana, tak satupun tersisa kecuali suara yang terdengar di dalam ’smoky haze’.<br />
We will not go Down in the night &#8211; kami tidak akan turun di malam hari, kecuali tanpa melakukan perlawanan. Kamu bisa bisa membakar masjid kami , membakar rumah kami, membakar sekolah kami, tapi semangat kami tak akan pernah mati, sekali lagi kami tak akan turun di Gaza malam hari ini.<br />
Perempuan dan anak- anak tidak bersalah di bunuh secara masal malam demi malam, sementara para pemimpin (yang disebut pemimpin negara afar) masih saja terus berdebat tentang siapa yang benar dan siapa yang salah.<br />
Kata-kata mereka hanya sia-sia belaka, karena bom tetap saja berjatuhan layaknya hujan asam, tetapi lewat cucuran air mata, cucuran darah, dan penderitaan yang dalam, kamu tetap bisa mendengar suara itu lewat ’smoky haze’.<br />
kamu bisa membakar masjid kami, kamu bisa membakar rumah kami, kamu bisa membakar sekolah kami, tapi ketahuilah semangat kami tidak akan pernah mati, tidak akan pernah padam, kami tak akan turun di Gaza malam ini.<br />
Istilah ‘We will not go Down in the night’ barang kali sebuah sindiran, sebuah istilah untuk mengungkapkan kami punya hak untuk hidup dan kami harus mempertahankanya, bagaimana tanggapan dan penafsiran anda tentang istilah ini? silahkan ungkapkan di box komentar!. Maafkan saya apa bila saya salah dalam menafsirkanya!<br />
Saya akan mencoba menghubungi Michael Heart tentang behind the story tentang kebenaran istilah ‘We will not go Down in the night’ ini, dan sepertinya akan agak sulit karena banyaknya email yang masuk ke email Michael.<br />
Oke langsung aja berikut lirik lagu We will not go Down in the night yang mana lagu We will not go Down in the night ini bisa anda download secara gratis lewat situsnya Michael Heart secara langsung, Michael berharap anda sekalian bisa menyumbang ke saudara kita di Gaza, begitu juga saya, anda pun bisa membuat postingan tentang lagu ini (song for gaza), agar banyak orang yang tahu dan siapa tahu mereka berkenan menyumbang, atas kesedianya saya ucapkan terimakasih.<br />
Apabila anda berencana menyisihkan sebagian harta anda untuk menyumbang bisa langsung lewat UNWRA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East) http://www.un.org/unrwa/ (sebuah lembaga yang membantu palestina mulai tahun 1949. silahkan lewat link diatas. Kalo tidak juga gak papa, hanya bisa mendownload lagu We will not go Down in the night secara gratis kok, dan berdoa untuk palestina dan kedamain israel palestina.<br />
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza) Lyrics<br />
(Composed and Copyright 2009 by Michael Heart)<br />
A blinding flash of white light<br />
Lit up the sky over Gaza tonight<br />
People running for cover<br />
Not knowing whether they’re dead or alive<br />
They came with their tanks and their planes<br />
With ravaging fiery flames<br />
And nothing remains<br />
Just a voice rising up in the smoky haze<br />
We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight<br />
Women and children alike<br />
Murdered and massacred night after night<br />
While the so-called leaders of countries afar<br />
Debated on who’s wrong or right<br />
But their powerless words were in vain<br />
And the bombs fell down like acid rain<br />
But through the tears and the blood and the pain<br />
You can still hear that voice through the smoky haze<br />
We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight<br />
Mari berdoa bersama agar perdamain segera tercipta diantara mereka di jalur gaza, sebenarnya masih beberapa hal yang menggagu pikiranku sebenarnya apa yang di perebutkan di jalur gaza sebenarnya? </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=113&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2010/06/29/lirik-lagu-we-will-not-go-down/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sadarkah Anda jika Sekarang Anda sudah menikah ?</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/17/sadarkah-anda-jika-sekarang-anda-sudah-menikah/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/17/sadarkah-anda-jika-sekarang-anda-sudah-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 04:16:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://515t4n.wordpress.com/2010/02/17/sadarkah-anda-jika-sekarang-anda-sudah-menikah/</guid>
		<description><![CDATA[Awal mula kehidupan seseorang berumah tangga dimulai dengan ijab-kabul. Saat itulah yang halal bisa jadi haram, atau sebaliknya yang haram bisa jadi halal. Demikianlah ALLOH telah menetapkan bahwa ijab-kabul walau hanya beberapa patah kata dan hanya beberapa saat saja, tapi ternyata bisa menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Saat itu terdapat mempelai pria, mempelai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=61&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal mula kehidupan seseorang berumah tangga dimulai dengan ijab-kabul. Saat itulah yang halal bisa jadi haram, atau sebaliknya yang haram bisa jadi halal. Demikianlah ALLOH telah menetapkan bahwa ijab-kabul walau hanya beberapa patah kata dan hanya beberapa saat saja, tapi ternyata bisa menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.<br />
<span id="more-61"></span><br />
Saat itu terdapat mempelai pria, mempelai wanita, wali, dan saksi, lalu ijab-kabul dilakukan, sahlah keduanya sebagai suami-istri. Status keduanya pun berubah, asalnya kenalan biasa tiba-tiba jadi suami, asalnya tetangga rumah tiba-tiba jadi istri. Orang tua pun yang tadinya sepasang, saat itu tambah lagi sepasang. Karenanya, andaikata seseorang berumah tangga dan dia tidak siap serta tidak mengerti bagaimana memposisikan diri, maka rumah tangganya hanya akan menjadi awal berdatangannya aneka masalah.</p>
<p>Ketika seorang suami tidak sadar bahwa dirinya sudah beristri, lalu bersikap seperti seorang yang belum beristri, akan jadi masalah. Dia juga punya mertua, itupun harus menjadi bagian yang harus disadari oleh seorang suami. Setahun, dua tahun kalau ALLOH mengijinkan akan punya anak, yang berarti bertambah lagi status sebagai bapak. Ke mertua jadi anak, ke istri jadi suami, ke anak jadi bapak. Bayangkan begitu banyak status yang disandang yang kalau tidak tahu ilmunya justru status ini akan membawa mudharat. Karenanya menikah itu tidak semudah yang diduga, pernikahan yang tanpa ilmu berarti segera bersiaplah untuk mengarungi aneka derita. Kenapa ada orang yang stress dalam rumah tangganya? Hal ini terjadi karena ilmunya tidak memadai dengan masalah yang dihadapinya.</p>
<p>Begitu juga bagi wanita yang menikah, ia akan jadi seorang istri. Tentusaja tidak bisa sembarangan kalau sudah menjadi istri, karena memang sudah ada ikatan tersendiri. Status juga bertambah, jadi anak dari mertua, ketika punya anak jadi ibu. Demikianlah, ALLOH telah menyetingnya sedemikian rupa, sehingga suami dan istri, keduanya mempunyai peran yang berbeda-beda.</p>
<p>Tidak bisa menuntut emansipasi, karena memang tidak perlu ada emansipasi, yang diperlukan adalah saling melengkapi. Seperti halnya sebuah bangunan yang menjulang tinggi, ternyata dapat berdiri kokoh karena adanya prinsip saling melengkapi. Ada semen, bata, pasir, beton, kayu, dan bahan-bahan bangunan lainnya lalu bergabung dengan tepat sesuai posisi dan proporsinya sehingga kokohlah bangunan itu.</p>
<p>Sebuah rumah tangga juga demikian, jika suami tidak tahu posisi, tidak tahu hak dan kewajiban, begitu juga istri tidak tahu posisi, anak tidak tahu posisi, mertua tidak tahu posisi, maka akan seperti bangunan yang tidak diatur komposisi bahan-bahan pembangunnya, ia akan segera ambruk tidak karu-karuan. Begitu juga jika mertua tidak pandai-pandai jaga diri, misal dengan mengintervensi langsung pada manajemen rumah tangga anak, maka sang mertua sebenarnya tengah mengaduk-aduk rumah tangga anaknya sendiri.</p>
<p>Seorang suami juga harus sadar bahwa ia pemimpin dalam rumah tangga. ALLOH SWT berfirman, &#8220;Laki-laki adalah pemimpin kaum wanita, karena ALLOH telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lainnya dan karena mereka telah membelanjakan sebagian harta mereka…&#8221; (Q.S. An-Nissa [4]: 34).</p>
<p>Dan seorang pemimpin hanya akan jadi pemimpin jika ada yang dipimpin. Artinya, jangan merasa lebih dari yang dipimpin. Seperti halnya presiden tidak usah sombong kepada rakyatnya, karena kalau tidak ada rakyat lalu mengaku jadi presiden, bisa dianggap orang gila. Makanya, presiden jangan merendahkan rakyat, karena dengan adanya rakyat dia jadi presiden.</p>
<p>Sama halnya dengan kasus orang yang menghina tukang jahit, padahal bajunya sendiri dijahit, &#8220;Hmm, tukang jahit itu pegawai rendahan&#8221;. Coba kalau bajunya tidak dijahitkan oleh tukang jahit, tentu dia akan kerepotan menutup auratnya. Dia dihormati karena bajunya diselesaikan tukang jahit. Lain lagi dengan yang menghina tukang sepatu, &#8220;Ah, dia mah cuma tukang sepatu&#8221;. Sambil dia kemana-mana bergaya memakai sepatu.</p>
<p>Tidak layak seorang pemimpin merasa lebih dari yang dipimpin, karena status pemimpin itu ada jikalau ada yang dipimpin. Misalkan, istrinya bergelar master lulusan luar negeri sedangkan suaminya lulusan SMU, dalam hal kepemimpinan rumah tangga tetap tidak bisa jadi berbalik dengan istri menjadi pemimpin keluarga. Dalam kasus lain, misalkan, di kantornya istri jadi atasan, suami kebetulan stafnya, saat di rumah beda urusannya. Seorang suami tetaplah pemimpin bagi istri dan anak-anaknya.</p>
<p>Oleh karena itu, bagi para suami jangan sampai kehilangan kewajiban sebagai suami. Suami adalah tulang punggung keluarga, seumpama pilot bagi pesawat terbang, nakhoda bagi kapal laut, masinis bagi kereta api, sopir bagi angkutan kota, atau sais bagi sebuah delman. Demikianlah suami adalah seorang pemimpin bagi keluarganya. Sebagai seorang pemimpin harus berpikir bagaimana nih mengatur bahtera rumah tangga ini mampu berkelok-kelok dalam mengarungi badai gelombang agar bisa mendarat bersama semua awak kapal lain untuk menepi di pantai harapan, suatu tempat di akhirat nanti, yaitu surga.</p>
<p>Karenanya seorang suami harus tahu ilmu bagaimana mengarungi badai, ombak, relung, dan pusaran air, supaya selamat tiba di pantai harapan. Tidak ada salahnya ketika akan menikah kita merenung sejenak, &#8220;Saya ini sudah punya kemampuan atau belum untuk menyelamatkan anak dan istri dalam mengarungi bahtera kehidupan sehingga bisa kembali ke pantai pulang nanti?!&#8221;. Karena menikah bukan hanya masalah mampu cari uang, walau ini juga penting, tapi bukan salah satu yang terpenting. Suami bekerja keras membanting tulang memeras keringat, tapi ternyata tidak shalat, sungguh sangat merugi. Ingatlah karena kalau sekedar cari uang, harap tahu saja bahwa garong juga tujuannya cuma cari uang, lalu apa bedanya dengan garong?! Hanya beda cara saja, tapi kalau cita-citanya sama, apa bedanya?</p>
<p>Buat kita cari nafkah itu termasuk dalam proses mengendalikan bahtera. Tiada lain supaya makanan yang jadi keringat statusnya halal, supaya baju yang dipakai statusnya halal, atau agar kalau beli buku juga dari rijki yang statusnya halal. Hati-hatilah, walaupun di kantong terlihat banyak uang, tetap harus pintar-pintar mengendalikan penggunaannya, jangan sampai asal main comot. Seperti halnya ketika mancing ikan di tengah lautan, walaupun nampak banyak ikan, tetap harus hati-hati, siapa tahu yang nyangkut dipancing ikan hiu yang justru bisa mengunyah kita, atau nampak manis gemulai tapi ternyata ikan duyung.</p>
<p>Ketika ijab kabul, seorang suami harusnya bertekad, &#8220;Saya harus mampu memimpin rumah tangga ini mengarungi episode hidup yang sebentar di dunia agar seluruh anggota awak kapal dan penumpang bisa selamat sampai tujuan akhir, yaitu surga&#8221;. Bahkan jikalau dalam kapal ikut penumpang lain, misalkan ada pembantu, ponakan, atau yang lainnya, maka sebagai pemimpin tugasnya sama juga, yaitu harus membawa mereka ke tujuan akhir yang sama, yaitu surga.</p>
<p>ALLOH Azza wa Jalla mengingatkan kita dalam sabdanya, &#8220;Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu…&#8221; (Q.S. At Tahriim [66]:6).</p>
<p>Kepada pembantu jangan hanya mampu nyuruh kerja saja, karena kalau saja dulu lahirnya ALLOH tukarkan, majikan lahir dari orang tua pembantu, dan pembantu lahir dari orang tua majikan, maka si majikan yang justru sekarang lagi ngepel. Pembantu adalah titipan ALLOH, kita harus mendidiknya dengan baik, kita sejahterakan lahir batinnya, kita tambah ilmunya, mudah-mudahan orang tuanya bantu-bantu di kita, anaknya bisa lebih tinggi pendidikannya, dan yang terpenting lagi lebih tinggi akhlaknya.</p>
<p>Inilah pemimpin ideal, yaitu pemimpin yang bersungguh-sungguh mau memajukan setiap orang yang dipimpinnya. Siapapun orangnya didorong agar menjadi lebih maju. ***</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=61&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/17/sadarkah-anda-jika-sekarang-anda-sudah-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mensyukuri Nikmat Hidup</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/17/mensyukuri-nikmat-hidup/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/17/mensyukuri-nikmat-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 03:49:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://515t4n.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Manusia diciptakan Allah Swt. Dimuka bumi ini untuk menjadi khalifah. Khalifah bisa berarti wakil, pengganti, atau penguasa. Karena itu. Manusia dapat dikatakan sebagai �wakil� atau �pengganti� Allah untuk urusan di bumi. Ini adalah suatu kehormatan sampai-sampai para malaikat �mempertanyakan� hal ini Allah berfirman : �Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: &#8220;Sesungguhnya Aku hendak menjadikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=58&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia diciptakan Allah Swt. Dimuka bumi ini untuk menjadi khalifah.  Khalifah bisa berarti wakil, pengganti, atau penguasa. Karena itu.  Manusia dapat dikatakan sebagai �wakil� atau �pengganti� Allah untuk  urusan di bumi. Ini adalah suatu kehormatan sampai-sampai para malaikat  �mempertanyakan� hal ini Allah berfirman :<br />
�Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: &#8220;Sesungguhnya  Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.&#8221; mereka berkata:  &#8220;Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan  membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami  senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?&#8221; Tuhan  berfirman: &#8220;Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.&#8221;  (QS. Al Baqarah : 2 : 30).<br />
<span id="more-58"></span></p>
<p>Untuk menyandang predikat sebagai khalifah dan mengemban tugas mulia  tersebut. Manusia dibekali dengan potensi akal atau nalar di samping  wahyu atau kitab suci. Bekal yang pertama digunakan manusia untuk  menganalisis fenomena alam sehingga menemukan hukum-hukum alam dan yang  kedua sebagai petunjuk batin atau spiritual untuk menemukan dan  memposisikan diri sebagai hamba yang sejati.</p>
<p>Ini adalah suatu nikmat yangtida terkira bagi kita umat manusia. Karena  penciptaan kita dikhususkan oleh Allah Swt. Dan berbeda dengan makhluk  lain yang diciptakan-Nya. Berbagai keistimewaan telah disandangkan  kepada jenis ins atau manusia dari keturunan Adam alaihissalam. Mulai  dari fisik yang sempurna keindahan dan struktur biologisnya sampai  kepada aspek psikis atau spiritual yang memungkinkan kita untuk merasa  dan berterima kasih kepada sang pencipta.</p>
<p>Dalam al-Qur�an, tidak jarang allah memuji manusia sebagai makhluk  paling sempurna yang diciptakan-Nya. �Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang  sebaik-baiknya. Kemudian kami kembalikan dia ke tempat yang  serendah-rendahnya (neraka), Kecuali orang-orang yang beriman dan  mengerjakan amal saleh; Maka bagi mereka pahala yang tiada  putus-putusnya�.(QS. At-Tiin : 95 : 4-6).</p>
<p>Namun begitu. Dalam beberapa ayat lain, Allah juga menyebutkan  kekurangan manusia. Manusia selalu lupa akan karunia Tuhan, aniaya  terhadap diri sendiri, kikir, banyak membantah dan berkeluh kesah. Allah  berfirman : �Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.  Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, Dan apabila ia mendapat  kebaikan ia amat kikir, Kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,  Yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, Dan orang-orang yang dalam  hartanya tersedia bagian tertentu, Bagi orang (miskin) yang meminta dan  orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta), (QS.  Al-Ma�arij : 70 : 19-25). Dengan demikian, terdapat dua kemungkinan yang akan menimpa manusia  berkaitan dengan statusnya sebagai makhluk istimewa. Ia dapat menjadi  baik., bahkan sebagai makhluk yang paling baik di antara makhluk ciptaan  Allah. Tetapi., ia juga dapat menjadi buruk, bahkan makhluk yang paling  rendah derajatnya. Apakah ada pertentangan dalam dua statemen di atas :  bahwa manusia adalah makhluk yang mulia dan manusia adalah hina? Tidak!  Sebab memberi pengaruh baginya. Kedua unsure tersebut adalah unsure  turab (debu tanah) sebagai bahan penciptaan fisik dan unsur ruh ilahi  sebagai bahan penciptaan jiwa. Kedua unsure ini adalah bagian tak  terpisahkan dalam wujud manusia.</p>
<p>Segala kelebihan dan keistimewaan yang ada dan diberikan kepada diri  manusia bukannya tanpa suatu konsekwensi tanggung jawab yang setimpal.  Bahkan, tanggung jawab yang diembannya jauh lebih berat dari seluruh  makhluk. Manusia mewarisi alam semesta yang tiada terkira luasnya.  Hamparan laut yang biru dengan segala kandungannya. Hutan-hutan lebat  nan hijau, kandungan perut bumi serta materi-materi kosmos, semua itu  baukan hanya untuk dinikmati dan dieksploitasi semata, akan tetapi harus  dijaga dan dipelihara sehingga dapat bedaya guna seefektif dan  semaksimal mungkin untuk kesejahteraan kemanusiaan. Manusia terbatasi  oleh hokum Tuhan, baik yang tersirat dalam bentuk hokum-hukum alam,  maupun yang tersurat sebagai hokum-hukum syariat. Setiap pelanggaran  yang dilakukannya akan mendapatkan ganjaran, baik berupa bencana alam  sebagai efek ekploitasi yang berlebihan atas alam, ataupun azab akhirat  atas kelallaian menjalankan syariat agama.</p>
<p>Manusia yang baik adalah yang dapat melaksanakan tugas kekhalifahan ini  dengan sebaik-baiknya. Ia mampu melihat kondisi alam yang dihadapinya  dan berbaut yang sesuai untuk kemaslahatan alam. Ia tidak merusak tetapi  memperbaiki, tidak mengambil selain yang menjadi haknya dan peduli  terhadap kekurangan dan penderitaan sesama manusia. Ia menyadari bahwa  hidup dan kehidupan sebagai manusia adalah nikmat terbesar yang  dianugrahkan Tuhan untuknya. Ia menyadari bahwa kehidupan dunia baginya  adalah sementara saja. Sedangkan nan jauh disana membentang kehidupan  akhirat yang lebih pasti. Lebih nikmat, dan lebih segalanya atas apa  yang ad di dunia. Ia tidak terlena dengan segala kemewahan yang ada di  kedua belah tangannya seperti yang disebut dalam al-Qur�an : �Bermegah-megahan Telah melalaikan kamu [Maksudnya: Bermegah-megahan  dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya  Telah melalaikan kamu dari ketaatan.], Sampai kamu masuk ke dalam  kubur.� (QS. Al-Takatsur : 102 : 1-2).</p>
<p>Kesadaran dan rasa terima kasih yang demikian besar atas karunia Tuhan  adalah inti dari nilai kemanusiaan. Karena kesadaran inilah yang akan  terus membimbing dan mengarahkan hidup untuk selalu berbuat baik,  memperbaiki setia yang rusak dan memberi contoh teladan kepada  saudara-saudaranya seketurunan dari Bani Adam. Jika ia bersalah . ia  segera bertaubat dan memperbaiki kesalahan itu sehingga terhapuslah  kesalahannya.</p>
<p>Mulut dan lidah senantiasa basah oleh kata-kata yang lembut, penuh  kasih, serta puji-pujian kepada Tuhan. Ia tidak menghina dan mencela,  tapi menegur dengan amat lembut sehingga yang bersalah padanya segera  menyadari kekeliruan tanpa harus tersinggung. Ia selalu bertindak dengan  penuh perhitungan, mempertimbangkan segala aspek dan efek yang mungkin  terjadi atas setiap keputusannya. Jujur dan adil, serta mampu memegang  amanah. Ia dekat dengan ulama tetapi jauh dari sifat munafik. Inilah  orang yang mensyukuri nikmat hidup yang dianugrahkan sang pencipta.  Meski disadari bahwa nikmat ilahi ini tidak akan dapat dibalas oleh  seorang anak manusia. Siapun dia karena nikmat Tuhan teramat luas dan  tidak terhitung jumlahnya. Barakallah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=58&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/17/mensyukuri-nikmat-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Anak</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/03/cerita-anak/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/03/cerita-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 03:56:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://515t4n.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Anwar sedang berjalan pulang dari sekolah, hujan mulai turun sangat lebat. Setelah makan malam, sebelum memulai pekerjaan rumahnya, dia bertanya kepada ibunya apakah dia boleh melihat hujan dulu sebentar. Ibu bilang bahwa Anwar boleh melihatnya sebentar saja. Anwar melihat ke jendela dan mulai memperhatikan hujan yang turun di luar. Ada orang berjalan di jalanan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=47&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Anwar sedang berjalan pulang dari sekolah, hujan mulai turun sangat lebat. Setelah makan malam, sebelum memulai pekerjaan rumahnya, dia bertanya kepada ibunya apakah dia boleh melihat hujan dulu sebentar. <span id="more-47"></span><br />
Ibu bilang bahwa Anwar boleh melihatnya sebentar saja. Anwar melihat ke jendela dan mulai memperhatikan hujan yang turun di luar. Ada orang berjalan di jalanan dengan memakai payung, dan yang tidak mempunyai payung merapatkan diri mereka ke bangunan. Tak lama kemudian, gumpalan hujan mulai terbentuk di mana-mana. Mobil yang lewat memuncratkan air ke sisi jalan dan orang berlarian dari pemberhentian agar tidak kebasahan. Anwar berpikir betapa menyenangkannya berada di dalam rumah dan dia harus lebih bersyukur kepada Allah Yang telah memberinya makanan dan rumah yang hangat untuk tinggal. Pada saat itu juga, seekor burung jelatik hinggap di bingkai jendela. Anwar berpikir bahwa burung malang itu pasti sedang mencari tempat berteduh dari hujan, dan dia segera membuka jendela.</p>
<p>“Hai, namaku Anwar,” katanya. “Kamu boleh masuk kalau kamu mau.”</p>
<p>“Terima kasih, Anwar,” kata sang burung kecil. “Aku ingin menunggu di dalam sampai hujan reda.”</p>
<p>“Kamu pasti kedinginan di luar sana,” Anwar ikut merasakan “Aku belum pernah melihat burung sedekat ini sebelumnya. Lihat betapa tipisnya kakimu! Bagaimana kakimu dapat menahan badanmu hingga tegak?”</p>
<p>“Kamu benar, Anwar,” sang jelatik setuju. “Kami burung memiliki kaki yang tipis dibanding tubuh kami. Namun, biarpun demikian, kaki-kaki tersebut mampu menahan tubuh kami dengan sangat mudah. Ada banyak otot, pembuluh darah dan syaraf didalamnya. Bila kaki kami lebih tipis atau lebih tebal lagi, akan sulit bagi kami untuk terbang.”</p>
<p>“Terbang pasti rasanya sangat menakjubkan,” pikir Anwar. “sayapmu terlalu tipis, juga, namun kalian masih dapat terbang dengannya. Jadi, bagaimana kamu dapat terbang sedemikian jauhnya tanpa merasa lelah?”</p>
<p>“Saat pertama kali kami terbang, kami menggunakan banyak sekali tenaga karena kami harus mendukung berat badan kami pada sayap kami yang tipis,” mulai sang jelatik. “Namun begitu kami di udara, kami menjadi santai dengan mebiarkan tubuh kami terbawa angin. Jadi, karena kami menghabiskan lebih sedikit tenaga dengan cara ini, kami tidak menjadi lelah. Saat angin berhenti bertiup, kami mulai mengepakkan sayap kami lagi. Karena kelebihan yang telah Allah ciptakan untuk kami, kami dapat terbang dalam jarak yang sangat jauh.”</p>
<p>Anwar kemudian bertanya, “Bagaimana kamu dapat melihat sekelilingmu saat sedang terbang?”</p>
<p>Sang jelatik menjelaskan: “Organ indera terbaik kami adalah mata kami. Selain memberikan kemampuan untuk terbang, Allah juga memberikan kami indera penglihatan yang sangat hebat. Jika kami tidak memiliki indera penglihatan bersamaan dengan kemampuan ajaib kami untuk bisa terbang, hal itu sangatlah berbahaya bagi kami. Kami dapat melihat benda yang sangat jauh dengan lebih jelas daripada manusia, dan kami memiliki jangkauan penglihatan yang luas. jadi begitu kami melihat bahaya di depan, kami dapat menyesuaikan arah dan kecepatan terbang kami. Kami tidak dapat memutar mata kami seperti manusia karena mata kami diletakkan pada pencengkramnya. namun kami dapat menggerakkan kepala kami berputar dengan cepat untuk memperluas wilayah penglihatan kami.”</p>
<p>Anwar mengerti: “Jadi, itulah mengapa burung selalu menggerakkan kepala mereka: untuk melihat ke sekeliling mereka. Apakah semua mata burung seperti itu?”</p>
<p>“Burung hantu dan burung-burung malam hari lainnya memiliki mata yang sangat lebar,” sang jelatik melanjutkan. “Berkat sel khusus dalam mata mereka, mereka dapat melihat dalam keremangan. Karenanya, burung hantu dapat melihat dengan sangat baik untuk berburu di malam hari. Ada juga jenis burung yang disebut burung air; Allah menciptakan mereka agar mereka dapt melihat dengan sangat baik di dalam air. Mereka mencelupkan kepala mereka ke dalam air dan menangkap serangga atau ikan. Allah menciptakan kemampuan ini dalam burung-burung ini agar mereka dapat melihat dengan jelas di dalam air dan menangkap mangsa mereka.”</p>
<p>“Tidak semua paruh burung sama, nampaknya. Mengapa demikian?” Anwar bertanya.</p>
<p>“Allah menciptakan berbagai jenis paruh yang berbeda untuk burung yang berbeda untuk melakukan pekerjaan yang berbeda,” demikian jawabannya. “Paruh kamu sesuai dengan sempurna terhadap lingkungan di mana kami tinggal. Ulat dan cacing sangat lezat bagi kami para burung pemangsa serangga. dengan paruh kami yang tipis dan tajam, kami dapat dengan mudah mengambil ulat dan cacing dari bawah daun pohon. Burung pemakan ikan biasanya memiliki paruh yang panjang dengan bentuk seperti sendok pada ujungnya untuk menangkap ikan dengan mudah. Dan burung yang makan dari tumbuhan memiliki paruh yang membuat mereka dapat makan dengan mudah dari jenis tumbuhan yang mereka sukai. Allah telah menyediakan dengan sempurna untuk setiap makhluk di Bumi dengan memberikannya kemampuan yang dia butuhkan.”</p>
<p>Anwar punya pertanyaan lain untuk sang jelatik: “Kamu tidak mempunyai telinga seperti yang aku punya, namun kamu masih dapat mendengarkan aku dengan sangat baik. Bagaimana bisa?”</p>
<p>“Indera pendengaran sangatlah penting bagi kami para burung. Kami menggunakannya untuk berburu dan saling memperingatkan akan adanya kemungkinan bahaya sehingga kami dapat melindungi diri kami. Sebagian burung memiliki gendang pendengaran yang membuat mereka mampu mendengar suara yang paling kecil. Pendengaran burung hantu sangat peka akan suara. Burung Hantu dapat mendengar tingkat suara yang tidak dapat didengar manusia,” sang jelatik memberitahukannya.</p>
<p>Anwar kemudian bertanya: “Kalian para burung berkicau dengan sangat merdu. Aku senang mendengarkan kalian. Untuk apa kalian menggunakan suara kalian?”</p>
<p>Sang burung mengangguk: “Sebagian dari kami memiliki kicauan yang berbeda untuk mengusir musuh kami. Terkadang kami membuat sarang kami di dalam lubang pada batang pohon, dan ketika musuh mencoba masuk, kami mendesis layaknya ular. Penyusup tersebut berpikir bahwa ada ular di dalam sarang itu, sehingga kami dapat melindungi sarang kami.”</p>
<p>“Apa lagi yang kalian lakukan untuk melindungi sarang kalian dari musuh?” Anwar ingin tahu.</p>
<p>“Kami membangun banyak sarang tipuan untuk menyesatkan musuh kami,” kata sang burung. “Dengan cara ini kami membuat para penyusup tersesat dan melindungi sarang dan telur kami yang telah kami sembunyikan di daerah tersebut. Untuk melindungi sarang kami dari ular berbisa, kami menutupi jalan masuk dan membuatnya sangat berliku-liku. Kewaspadaan lainnya adalah membangun sarang pada pohon yang cabangnya berduri.”</p>
<table border="1" cellpadding="0" width="390">
<tbody>
<tr>
<td width="461"><strong>Tidakkah   mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas.   Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang   demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi   orang-orang yang beriman.<br />
(QS. an-Nahl, 16:79)</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>“Bagaimanakah sebagian burung dapat berenang dalam air? dan mengapa tidak semua burung dapat berenang?” Anwar bertanya pada temannya.</p>
<p>Sang jelatik menjawab: “Allah telah menciptakan sebagian dari kami dengan kemampuan untuk berenang. Dia telah memberikan mereka kaki berselaput jala agar mereka mampu berenang saat masuk ke dalam air. Sebagian lain dari kami memiliki jari tipis tanpa jala. jadi, selain burung air, burung tak dapat berenang.”</p>
<p>“Sama seperti sepatu renang!” Anwar berseru. “Saat aku berenang dengan memakai sepatu renang, aku dapat berenang dengan jauh lebih cepat.”</p>
<p>“Ada beberapa burung yang telah memiliki sepatu renang ini sejak lahir,” kata sang burung.</p>
<p>Saat Anwar dan sang burung sedang berbincang-bincang, ibunya menyuruh Anwar untuk masuk ke kamarnya dan mengerjakan pekerjaan rumahnya. Pada saat bersamaan, hujan pun telah reda.</p>
<p>Anwar berkata pada temannya: “Sekarang aku harus masuk ke kamarku dan mengerjakan pekerjaan rumahku. Besok aku akan bercerita kepada teman-temanku tentang kemampuan istimewamu, dan bagaimana Allah telah menciptakan kamu dan makhluk lainnya melalui karya seni kreatif yang sedemikian sempurna.”</p>
<p>“Hujan telah reda, jadi aku dapat kembali ke sarangku,” jawab sang jelatik. “Terima kasih telah membawa aku masuk, Anwar. Saat kau menceritakan temanmu tentang kami, Bisakah kamu sampaikan juga kepada mereka untuk peduli kepada kami dan jangan melemparkan batu kepada kami atau kepada makhluk lainnya?”</p>
<p>“Ya, tentu saja aku akan menyampaikannya kepada mereka,” Anwar setuju. “Semoga Allah melindungimu.” Anwar membuka jendela dan sang burung segera terbang, melayang menembus udara. Anwar memikirkan kesempurnaan dalam ciptaan Allah dan duduk mengerjakan pekerjaan rumahnya.</p>
<p><strong><a href="http://rumaharmud.blogspot.com/2009/04/cerita-anak-islami.html">~ KARIM DAN KAKEK HASSAN ~</a></strong><br />
Karim sedang melihat ke jendela, sudah tidak sabar menunggu kakeknya. Sangat menyenangkan menghabiskan waktu bersama Kakek Hassan. Akhirnya, kakeknya tiba. Karin berlari dengan gembira ke arah pintu dan memeluknya. Seperti yang dia harapkan, kakeknya telah membawakannya sebuah hadiah—mainan kesukaannya dan beberapa buku bergambar. Kakek Hassan senang melihat cucunya sangat gembira. Dia berkata: “Hari ini, kakek harus mengerjakan sesuatu di luar kota, kamu mau ikut dengan kakek? Kita dapat menikmati perjalanan di luar bersama-sama.”</p>
<p>Karim dengan gembira menerimanya maka pergilah mereka. Mereka pun meninggalkan kota, dan Karim sangat menikmati perjalanan kejutan ini.</p>
<p>“Udaranya sangat luar biasa,” dia bernafas dalam-dalam. “Hari ini kita mengisi paru-paru kita dengan udara sejuk ini. Karim berharap udara selalu seperti ini di dalam kota.”</p>
<p>“Itu akan sedikit sulit, Karim,” jawab kakeknya, “karena buangan mobil, asap dari cerobong, terlebih di musim dingin, dan langkanya pepohonan dan tumbuhan mencegah udara di kota dari menjadi bersih.”</p>
<p>Karim merenung sejenak: “Karim mengerti mengenai asap, tapi Karim belum begitu mengerti apa kaitannya tumbuhan dengan ini. Pohon gunanya untuk menghasilkan buah dan memperindah kota, bukan?”</p>
<p>“Ya,” jawab Kakek Hassan, “Pohon dapat melakukan itu semua; namun mungkin yang terpenting adalah, pohon juga membersihkan udara. Pohon bernafas dengan cara yang sebaliknya dari makhluk hidup lainnya. Manusia dan hewan mengambil oksigen dari udara, dan setelah menggunakannya dalam tubuh mereka, mereka menghembuskan udara yang telah dipakai sebagai karbon dioksida. Namun tumbuhan melakukan hal yang sebaliknya: tumbuhan mengambil karbon dioksida dan melepaskan oksigen, yang dengan demikian tumbuhan membersihkan udara. Ada sifat mengagumkan lainnya dari tumbuhan, Karim, dan Allah-lah, Yang Mahabijaksana, Yang telah menciptakan semgalanya. Bila kamu mau, kakek bisa menceritakan apa yang kakek ketahui mengenai tumbuhan.”</p>
<p>“Ya, silakan, Kakek; Karim ingin mendengarnya!” jerit Karim dengan gembira.</p>
<p>Kakek Hassan mengambil nafas dalam-dalam dan memulai, “Tumbuhan bernafas dalam sebuah proses yang disebut fotosintesis.”</p>
<p>“Apakah fotosintesis itu?” Karim memotong pembicaraan.</p>
<p>“Kakek akan mencoba menjelaskannya kepadamu,” kata kakeknya, “tapi itu tidak akan mudah karena sangat sulit dan rumit. Bahkan para ilmuwan masih mencoba untuk memahami proses ini sepenuhnya.”</p>
<table border="0" cellpadding="0" width="516">
<tbody>
<tr>
<td width="508"><a href="http://1.bp.blogspot.com/_DOQkCAQz1cQ/SeAX89KvTaI/AAAAAAAAADQ/GVgsjIWRdfg/s1600-h/fotosintesis.JPG"></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Karim berpikir sejenak: “Jadi, tumbuhan bertahan hidup melalui sebuah proses yang para ilmuwan sedang mencoba memahaminya. Saat kakek menyebut ‘proses’ Karim berpikir mengenai operasi matematika dan rumus-rumus. Bahkan kami menganggap terkadang matematika sulit untuk dipelajari, namun tumbuhan, yang tidak memiliki pikiran atau tubuh seperti yang kita miliki, dapat melakukannya. Ini sebuah keajaiban!”</p>
<p>Kakek Hassan tersenyum: “Ya, itu benar-benar sebuah keajaiban. Dari sejak tumbuhan diciptakan, tumbuhan telah melaksanakan proses ini tanpa masalah. Di mana saja tumbuhan hijau berada, itu artinya di sana terdapat sebuah pabrik yang menghasilkan gula dari karbon dioksida dan air dengan menggunakan tenaga matahari. Walaupun kurang kita perhatikan, bayam yang kita makan, sayuran kol dalam selada kita dan bunga ivy di rumah kita selalu dalam kegiatan yang menghasilkan untuk kita. Ini adalah hasil dari kasih sayang Allah Yang Mahakuasa, dengan pengetahuan-Nya yang mahatinggi, miliki untuk manusia. Dia telah menciptakan tumbuhan demi kepentingan manusia dan seluruh hewan. Proses yang tanpa cacat ini, yang bahkan teknologi masa kini pun tidak dapat memahami sepenuhnya, telah digunakan oleh dedaunan selama jutaan tahun. Dalam Al Qur&#8217;an, Allah memberitahukan kita bahwa seorang manusia tidak dapat menciptakan sebuah pohon pun dari ketiadaan:</p>
<p><strong><em>Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya?… (QS. an-Naml, 27:60)</em></strong></p>
<p>Karim terkagum-kagum dengan tanaman yang dapat bernafas melalui proses kimia istimewa yang disebut fotosintesis ini.</p>
<p>“Jadi, bagaimana proses ini terjadi?,” dia ingin tahu. Sementara dia sedang memikirkan mengenai hal ini, kakeknya melanjutkan ceritanya: “Dengan menggunakan tanah, udara dan matahari, sel tumbuhan yang tidak memiliki kesadaran mengambil sejumlah mineral dan air dari dalam tanah dan menghasilkan makanan untuk manusia. Dengan tenaga yang tumbuhan ambil dari matahari, tumbuhan mengurai bahan-bahan ini dan kemudian mengumpulkannya kembali untuk menghasilkan makanan. Ini hanyalah garis besar dari proses tersebut, namun dalam tiap tahapan kamu akan dapat melihat bahwa terdapat sebuah rencana yang sengaja dan pintar. Jelaslah bahwa tujuan dari sistem operasi yang menakjubkan ini adalah untuk menyediakan sumber kehidupan yang dirancang demi kepentingan manusia.”</p>
<p>“Jadi, apakah yang dilakukan oleh daun?” tanya Karim.</p>
<p>Kakek Hassan melanjutkan: “Kamu tahu mikroskop yang kamu miliki di laboratorium sekolah untuk meniliti banyak hal?… ketahuilah, jika kita akan meneliti sehelai daun dari dekat di bawah sebuah mikroskop yang sangat canggih, kita akan sekali lagi melihat kedahsyatan karya seni kreatif Allah. Terdapat sebuah sistem produksi sempurna dalam tiap-tiap daun. Untuk memahami sistem ini secara lebih baik, kita dapat membandingkan apa yang terjadi dalam daun dengan perabotan yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Saat kita memperbesar unsur-unsur dalam sehelai daun, kita melihat sebuah pabrik makanan yang berproduksi secara otomatis dan teratur dengan pipa-pipa yang bekerja terus-menerus, ruangan yang dibangun untuk proses khusus, katup yang bekerja seperti kuali masak bertekanan tinggi dan tombol yang tak terhitung jumlahnya sedang mengendalikan ribuan proses. Dan jika kita melihat secara lebih teliti, kita melihat penghitung waktu, pengukur suhu, pengatur kelembaban, tata cara pengendalian panas dan sistem umpan balik yang diletakkan pada titik-titik tertentu.”</p>
<p>Karim berpikir sejenak: “Menakjubkan sekali bahwa semua itu terjadi dalam sehelai daun kecil dan bekerja tanpa masalah.”</p>
<p>“Allah lah, Karim, Yang memasukkan dan merancang sistem luar biasa ini,” <a href="http://1.bp.blogspot.com/_DOQkCAQz1cQ/SeAWIj64AtI/AAAAAAAAADI/qkqcESmjFEU/s1600-h/tree.jpg"></a>Kakek Hassan mengingatkan cucunya. “Dengan izin Allah, setiap daun di dunia telah memiliki sistem luar biasa ini. Jangan sampai kau lupakan itu.”</p>
<p>Sambil mendengarkan Kakek Hassan, Karim melihat sebuah pohon yang sangat besar, dan sebuah masalah muncul untuknya. Dia mulai bertanya-tanya bagaimana sebuah pohon dapat bertahan hidup tanpa menyelesaikan masalah itu. Dia segera bertanya kepada kakeknya: “Kakek, pohon sangatlah tinggi. Bagaimana pohon mengambil air dan makanan dari dalam tanah? Lihatlah pohon itu! Tinggi sekali, tapi daun di puncaknya tetap sangat hijau.”</p>
<p>Kakek Hassan mengangguk: “Ingatkah kamu? Beberapa waktu lalu Kakek membandingkan daun dengan pabrik; marilah kita membuat perbandingan yang sama lagi. Pikirkanlah sebuah jalur pipa dengan pembungkus seperti jaring-jaring di seluruh bagiannya; jalur pipa tersebut memastikan bahwa bahan mentah sampai ke unit-unit produksi dan produk yang dihasilkan dari unit-unit ini disalurkan dalam cairan seperti sirup yang dihasilkan di dalam daun ke daerah lain sehingga seluruh bagian dalam pohon mendapatkan makanan. Saluran ini diperuntukkan tidak hanya untuk mengangkut cairan penting ini; saluran ini juga membangun sistem rangka pohon dan daunnya. Dalam bangunan yang dibangun manusia, unsur yang menahan bangunan agar tetap tegak (besi beton dan penopang) dan sistem pengairan dibangun secara terpisah. Merupakan rancangan yang menakjubkan bahwa, dalam hal tumbuhan, kedua hal tersebut terjadi pada tempat dan saat yang bersamaan.”</p>
<p>Karim berpikir: “Ini merupakan sistem yang menakjubkan. Karim ingin tahu… ini bagaikan ada kalender atau jam yang tersembunyi di dalam tumbuhan sehingga tumbuhan dapat melakuka hal yang sama setiap saat tanpa kebingungan. Misalnya, setiap musim semi bunga bermekaran dan setiap musim gugur, daun berjatuhan dari pohon. Bagaimana itu bisa terjadi, Kakek?”</p>
<p>“Ilmuwan menyebut ini jam biologis,” kakeknya menjelaskan. “Jam yang membuat penyesuaian waktu untuk tumbuhan menghitung sampai seberapa lama cahaya matahari jatuh ke daun. Jam biologis ini menghitung rentang waktu secara berbeda-beda untuk tiap tumbuhan. Misalnya, sebagai hasil dari percobaan yang dilakukan pada kacang kedelai, kita tahu bahwa tumbuhan mekar setiap tahun pada waktu yang bersamaan, tak peduli kapan pun tumbuhan tersebut ditanam. Pastilah Allah Yang membuat penyesuaian waktu dalam tumbuh-tumbuhan.”</p>
<p>Kakek Hassan dan cucunya berhenti di perkebunan di tepi jalan. Setelah mendapat izin dari pemiliknya, mereka mengambil beberapa plum, mencucinya dengan cermat dan mulai memakannya. Plum itu sangat lezat. Kakek Hassan berkata, “Tahukah kamu, Karim, bahwa tenaga yang tumbuhan berikan kepada kita sebenarnya berasal dari matahari?”</p>
<p>Karim terkejut: “Bagaimana maksud kakek?” dia bertanya, “Saat kita memakan plum ini, apakah kita sebenarnya sedang memakan matahari?”</p>
<p>Kakek Hassan tersenyum: “Sebenarnya kita memakan matahari, tetapi secara tidak langsung. Kita semua tahu bahwa sumber tenaga utama di bumi adalah matahari. Namun manusia dan hewan tidak menggunakan tenaga ini secara langsung, karena kita tidak memiliki sistem yang tepat. Kamu tahu bagaimana kita menggunakannya? Manusia dan hewan hanya dapat memperoleh tenaga yang siap guna dari zat makanan yang dihasilkan tumbuhan. Tenaga yang kita gunakan sebenarnya adalah tenaga matahari yang diberikan kepada kita oleh tumbuhan. Misalnya, saat kita menghirup teh kita sebenarnya menghirup tenaga dari matahari; saat kita mengunyah sepotong roti, sebenarnya terdapat potongan energi matahari di sela-sela gigi kita. Kekuatan dalam otot kita sebenarnya adalah bentuk lain dari tenaga matahari. Karena tenaga ini, kamu dapat berlari dan bermain, Jadi bagaimana tumbuhan mengatur ini? Tumbuhan melakukan beberapa kegiatan rumit agar dapat memberikan tenaga matahari untuk kita. Apa yang membuat tumbuhan menghasilkan makanan mereka sendiri dan memisahkan tumbuhan dari makhluk hidup lainnya adalah bahwa sel tumbuhan berbeda dari sel manusia dan hewan; tumbuhan memiliki susunan dalam selnya yang membuat tumbuhan mampu menggunakan tenaga matahari secara langsung. Melalui bantuan susunan ini, tumbuhan mengubah tenaga matahari ke dalam bentuk yang manusia dan hewan dapat gunakan sebagai makanan, dan tumbuhan menyimpan tenaga ini dalam makanan dengan menggunakan rumus khusus yang tersembunyi.”</p>
<p>“Itu menakjubkan!” seru Karim, bergembira: “Allah telah menciptakan segalanya untuk kepentingan manusia!”</p>
<p>Kakek Hassan setuju: “Maka, kita harus memikirkan semua ini dan bersyukur kepada Allah bahwa Dia telah memberikan begitu banyak nikmat. Allah berfirman kepada kita dalam Al Qur&#8217;an bahwa kita harus bersyukur kepada-Nya:</p>
<p><strong><em>Supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?<br />
(QS. Ya Sin, 36:35)</em></strong></p>
<p>Pelajaran kesukaan Karim adalah Ilmu Pasti. Tiba-tiba, sebuah percobaan yang mereka lakukan di sekolah terlintas ke dalam benaknya. Dia berpaling kepada kakeknya dan berkata: “Kakek, kami melakukan percobaan di sekolah suatu hari. Guru kami memberikan pekerjaan rumah untuk dikerjakan. Kami meletakkan sebutir kacang di dalam sehelai kapas, menempatkannya di tempat terang dan memberikan air untuk beberapa hari. Tebak apa yang terjadi!”</p>
<p>Kakek Hassan tersenyum lagi: “Kacang tersebut mengeluarkan tunas, kan? Mari kita pikirkan itu. Itu menunjukkan kepadamu kejadian alam yang paling mendasar; yang sebenarnya adalah sebuah keajaiban. Kamu pernah melihat seekor kelinci ditarik keluar dari sebuah topi kosong dalam pertunjukan sulap, kan?; hal itu hampir sama dengan tumbuhan yang bertunas dalam sehelai kapas atau dalam tanah. Dalam pertunjukan sulap, bagaimanapun, mata kita ditipu, namun tumbuhan yang muncul dari sebuah benih kecil tidaklah menipu siapa pun. Dengan keajaiban semacam ini, Allah, Yang Mahatahu, membuat tumbuhan dari benih kecil dan menunjukkan kepada kita dengan jelas bahwa tidak ada makhluk hidup yang ada karena ketidaksengajaan. Mereka yang berkata bahwa makhluk hidup muncul ke dalam kehidupan berdasarkan ketidaksengajaan adalah menipu diri mereka sendiri, bukan begitu, Karim?”</p>
<p>“Ya, Kakek,” Karim setuju dengan gembira.</p>
<p>Kakek Hassan melanjutkan: “Bagian dari tumbuhan yang bertunas dari benih yang kecil menghujam ke dalam tanah dan bagian lain tumbuh ke atas. Tanah cukup keras dan terkemas dengan ketat dan sangat sulit untuk tumbuh ke dua arah. Tunas benih kecil ini tidak memiliki kecerdasan dan kesadaran seperti kita, jadi sungguh merupakan keajaiban bagaimana benih tersebut melakukannya.”</p>
<p>“Coba pikirkan apa yang terjadi bila kita menaruh benih di dalam tanah namun tidak bertunas,” tangis Karim.</p>
<p>“Maka kita semua akan mengalami masalah besar dalam mencari makanan untuk dimakan. Dan jika manusia dan binatang tidak dapat menemukan sesuatu untuk dimakan, mereka perlahan-lahan akan mati.”</p>
<p>Kakek Hassan menganggukkan kepala: “Allah memperingatkan kita dalam Al Qur&#8217;an, Karim:</p>
<p><strong><em>Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam. Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya? Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang. (QS. al-Waaqi’ah, 56:63-65).”</em></strong></p>
<p>Saat mereka berjalan, Karim mulai memikirkan apa yang kakeknya telah sampaikan kepadanya. Dia menceritakan kakeknya apa yang sedang dia pikirkan: “Tumbuhan sangat penting untuk kelangsungan hidup kita, Kakek. Tumbuhan dapat membersihkan udara yang kita hirup, tumbuhan memberikan kita makanan dan tenaga, tumbuhan menyediakan buah-buahan dan sayuran yang lezat untuk kita dan membuat semua tempat menjadi indah. Coba lihat. Lihatlah berapa banyak pohon, bunga, buah dan padi-padian yang berbeda!”</p>
<table border="0" cellpadding="0" width="75">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>“Terdapat nikmat lain yang kamu lupakan,” kata kakeknya. “Nikmat itu datang dari tumbuhan, dan Allah berfirman kepada kita dalam Al Qur&#8217;an:</p>
<p><strong><em>Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu&#8221;. (QS. Ya Sin, 36:80)</em></strong></p>
<p>“Benar, bagaimana Karim dapat lupa?” tanya Karim. “Kita membakar kayu dari pepohonan untuk menghangatkan tubuh. Bahan mentah untuk buku, buku tulis, surat kabar dan semua jensi kertas berasal dari pohon; seperti halnya juga korek api untuk membuat api, kursi berlengan yang kita duduki, meja kita, pintu, jendela…”</p>
<p>Kakek Hassan setuju sepenuhnya: “Terlepas dari kegunaan tumbuhan, tumbuhan juga memiliki sifat lain. Pohon Pinus yang tumbuh di Amerika tengah dan selatan menarik dan menyediakan makanan yang cocok bagi ulat hijau dan hitam dan kupu-kupu merah. Serangga ini bertelur di pohon pinus sehingga pada saat menetas, serangga dari telur-telur tersebut akan memiliki makanan yang enak untuk dimakan. Namun hal yang penting adalah: sebelum serangga bertelur di pinus, Kupu-kupu memeriksa daunnya. Bila ada serangga lain yang bertelur di sanan, kupu-kupu tahu bahwa akan sulit bagi dua keluarga serangga untuk mencari makan dari daun-daun pada pohon yang sama, jadi Kupu-kupu tersebut memutuskan untuk meninggalkan tumbuhan itu dan mencari daun pohon mana yang masih tersedia.</p>
<table border="0" cellpadding="0" width="75">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Pohon pinus membentuk tonjolan hijau pada permukaan daunnya. Dan beberapa jenisnya menghasilkan bintik-bintik yang menyerupai telur kupu-kupu di bawah daunnya pada titik di mana cabang-cabang bertemu. Saat ulat dan kupu-kupu melihat ini, ulat dan kupu-kupu berpikir bahwa serangga lain telah lebih dahulu bertelur di daun tersebut. Ulat dan kupu-kupu tidak bertelur di pohon itu, tetapi pergi mencari pohon yang lain.”</p>
<p>“Sistem pertahanan yang luar biasa!” kata Karim, terkesan.</p>
<p>“Ya, Karim,” Kakek Hassan mengambil kesimpulan: “Allah-lah dengan pengetahuan-Nya yang tertinggi Yang telah mengajarkan pohon ini bagaimana melindungi dirinya. Jangan pernah lupakan itu, ya?”</p>
<p><strong><a href="http://rumaharmud.blogspot.com/2009/04/cerita-dan-dongeng.html">CERITA DAN DONGENG</a> </strong></p>
<p><strong>~ SEMUT DAN BELALANG ~</strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_DOQkCAQz1cQ/SeADifd_I9I/AAAAAAAAABY/2xaMGtIkoAg/s1600-h/43-semut-dan-belalang.jpg"></a>Pada siang hari di akhir musim gugur, satu keluarga semut yang telah bekerja keras sepanjang musim panas untuk mengumpulkan makanan, mengeringkan butiran-butiran gandum yang telah mereka kumpulkan selama musim panas. Saat itu seekor belalang yang kelaparan, dengan sebuah biola di tangannya datang dan memohon dengan sangat agar keluarga semut itu memberikan sedikit makan untuk dirinya.</p>
<p>&#8220;Apa!&#8221; teriak sang Semut dengan terkejut, &#8220;tidakkah kamu telah mengumpulkan dan menyiapkan makanan untuk musim dingin yang akan datang ini? Selama ini apa saja yang kamu lakukan sepanjang musim panas?&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya tidak mempunyai waktu untuk mengumpulkan makanan,&#8221; keluh sang Belalang; &#8220;Saya sangat sibuk membuat lagu, dan sebelum saya sadari, musim panas pun telah berlalu.&#8221;</p>
<p>Semut tersebut kemudian mengangkat bahunya karena merasa gusar.</p>
<p>&#8220;Membuat lagu katamu ya?&#8221; kata sang Semut, &#8220;Baiklah, sekarang setelah lagu tersebut telah kamu selesaikan pada musim panas, sekarang saatnya kamu menari!&#8221; Kemudian semut-semut tersebut membalikkan badan dan melanjutkan pekerjaan mereka tanpa memperdulikan sang Belalang lagi.</p>
<p>*Pesan : <em>Ada saatnya untuk bekerja dan ada saatnya untuk bermain.</em></p>
<p><strong><em>~</em></strong><strong>KELEDAI DAN GARAM MUATANNYA ~ </strong></p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_DOQkCAQz1cQ/SeAEmJRJ5kI/AAAAAAAAABg/Dt6aXWfaG8M/s1600-h/45-keledai-dan-garam-muatannya.jpg"></a>Seorang pedagang, menuntun keledainya untuk melewati sebuah sungai yang dangkal. Selama ini mereka telah melalui sungai tersebut tanpa pernah mengalami satu pun kecelakaan, tetapi kali ini, keledainya tergelincir dan jatuh ketika mereka berada tepat di tengah-tengah sungai tersebut. Ketika pedagang tersebut akhirnya berhasil membawa keledainya beserta muatannya ke pinggir sungai dengan selamat, kebanyakan dari garam yang dimuat oleh keledai telah meleleh dan larut ke dalam air sungai. Gembira karena merasakan muatannya telah berkurang sehingga beban yang dibawa menjadi lebih ringan, sang Keledai merasa sangat gembira ketika mereka melanjutkan perjalanan mereka.</p>
<p>Pada hari berikutnya, sang Pedagang kembali membawa muatan garam. Sang Keledai yang mengingat pengalamannya kemarin saat tergelincir di tengah sungai itu, dengan sengaja membiarkan dirinya tergelincir jatuh ke dalam air, dan akhirnya dia bisa mengurangi bebannya kembali dengan cara itu.</p>
<p>Pedagang yang merasa marah, kemudian membawa keledainya tersebut kembali ke pasar, dimana keledai tersebut di muati dengan keranjang-keranjang yang sangat besar dan berisikan spons. Ketika mereka kembali tiba di tengah sungai, sang keledai kembali dengan sengaja menjatuhkan diri, tetapi pada saat pedagang tersebut membawanya ke pinggir sungai, sang keledai menjadi sangat tidak nyaman karena harus dengan terpaksa menyeret dirinya pulang kerumah dengan beban yang sepuluh kali lipat lebih berat dari sebelumnya akibat spons yang dimuatnya menyerap air sungai.</p>
<p>* Pesan : <em>Cara yang sama tidak cocok digunakan untuk segala situasi.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Pemerah Susu dan Ember nya </strong></p>
<p>Seorang wanita pemerah susu telah memerah susu dari beberapa ekor sapi dan berjalan pulang kembali dari peternakan, dengan seember susu yang dijunjungnya di atas kepalanya. Saat dia berjalan pulang, dia berpikir dan membayang-bayangkan rencananya kedepan.</p>
<p>&#8220;Susu yang saya perah ini sangat baik mutunya,&#8221; pikirnya menghibur diri, &#8220;akan memberikan saya banyak cream untuk dibuat. Saya akan membuat mentega yang banyak dari cream itu dan menjualnya ke pasar, dan dengan uang yang saya miliki nantinya, saya akan membeli banyak telur dan menetaskannya, Sungguh sangat indah kelihatannya apabila telur-telur tersebut telah menetas dan ladangku akan dipenuhi dengan ayam-ayam muda yang sehat. Pada suatu saat, saya akan menjualnya, dan dengan uang tersebut saya akan membeli baju-baju yang cantik untuk di pakai ke pesta. Semua pemuda ganteng akan melihat ke arahku. Mereka akan datang dan mencoba merayuku, tetapi saya akan mencari pemuda yang memiliki usaha yang bagus saja!&#8221;</p>
<p>Ketika dia sedang memikirkan rencana-rencananya yang dirasanya sangat pandai, dia menganggukkan kepalanya dengan bangga, dan tanpa disadari, ember yang berada di kepalanya jatuh ke tanah, dan semua susu yang telah diperah mengalir tumpah ke tanah, dengan itu hilanglah semua angan-angannya tentang mentega, telur, ayam, baju baru beserta kebanggaannya.</p>
<p><em>Jangan menghitung ayam yang belum menetas</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Perjuangan Pohon Bambu </strong></p>
<p>Pada suatu waktu aku merasa sangat jenuh dan bosan dengan kehidupan ini dan ingin berhenti dari semuanya, berhenti dari pekerjaan, hubungan, spiritual&#8230; dan berhenti untuk hidup.</p>
<p>Aku pergi ke tengah hutan dan ingin berbicara untuk yang terakhir kalinya dengan Sang Pencipta.</p>
<p>&#8220;Tuhan, mohon berikan saya satu alasan untuk tetap hidup dan berjuang?&#8221;</p>
<p>Ternyata jawaban Maha Pencipta yang Agung sangat mengejutkan&#8230;.</p>
<p>&#8220;Lihat di sekelilingmu, apakah kamu melihat tanaman Semak dan pohon Bambu?</p>
<p>&#8220;Ya,&#8221; jawabku.</p>
<p>Yang Maha Pencipta mulai bertutur:</p>
<p>&#8220;Saat aku menanam benih Semak dan Bambu, aku memelihara mereka dengan sangat baik dan hati-hati. Aku memberi mereka sinar matahari, menyirami dengan air seadil-adilnya. Tanaman Semak tumbuh dengan sangat cepat. Daun-daunnya yang hijau tumbuh rimbun sampai menutupi tanah disekelilingnya. Sedangkan benih Bambu belum memperlihatkan apapun.</p>
<p>Tetapi aku tidak menyerah dan tetap memelihara mereka dengan baik dan adil. Pada Tahun ke-2, tanaman Semak tumbuh makin subur, rimbun dan makin bertambah banyak. Tetapi, benih Bambu tetap belum memperlihatkan tanda-tanda pertumbuhan.</p>
<p>Pada tahun ke-3, benih Bambu masih sama seperti sebelumnya. Tetapi, tetap Aku tidak menyerah. Begitu juga dengan tahun ke-4 masih sama saja. Aku bertahan untuk tidak menyerah.</p>
<p>Kemudian, pada tahun ke-5, tunas kecil mulai muncul dari benih bambu. Jika dibandingkan dengan tanaman semak, tunas ini sangat kecil dan sepertinya tidak sebanding dengan tanaman semak.</p>
<p>Tetapi 6 bulan kemudian pohon Bambu tumbuh hingga mencapai ketinggian 100 kaki.<br />
Ternyata Bambu menghabiskan waktu 5 tahun untuk menumbuhkan dan menguatkan akarnya. Akar-akar tersebut membuat Bambu menjadi sangat kuat sehingga kokoh menghadapi keadaan alam yang berubah-ubah. Bahkan pohon Bambu sangat berguna untuk kehidupan.</p>
<p>Aku tidak akan memberikan cobaan yang lebih berat dari kemampuannya kepada ciptaanku.&#8221;</p>
<p>Aku terdiam. Menyimak baik-baik.</p>
<p>&#8220;Anakku, apakah kamu sadar, selama ini kamu telah berjuang dan memperkuat akar? Aku tidak menyerah saat menanam benih dan memelihara pohon Bambu, begitu juga denganmu. Jangan membandingkan dirimu dengan yang lain. Bambu mempunyai fungsi yang berbeda dengan Semak, tetapi tetap mereka membuat hutan menjadi indah. Waktumu akan tiba dan kamu akan tumbuh dengan tinggi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tetapi, seberapa tinggi saya harus tumbuh?&#8221; tanyaku.</p>
<p>Maha Pencipta menjawab: &#8220;Seberapa tinggi pohon Bambu tumbuh?&#8221;</p>
<p>&#8220;Apakah setinggi kemampuan dan usahanya?&#8221; tanyaku lagi</p>
<p>&#8220;Benar Anakku. Berusahalah sebaik dan semaksimal mungkin.&#8221;</p>
<p>Kemudian aku pergi meninggalkan hutan dengan membawa kisah ini. Aku harap kisah ini dapat membantumu melihat bahwa Tuhan tidak pernah menyerah untukmu.</p>
<p><em>Jangan pernah menyesali setiap hari dalam hidupmu. Hari-hari yang baik memberi kebahagiaan; hari-hari yang buruk memberi pengalaman tak ternilai; keduanya sangat berharga.</em></p>
<p><strong>Anjing dan Bayangannya </strong></p>
<p>Seekor anjing yang mendapatkan sebuah tulang dari seseorang, berlari-lari pulang ke rumahnya secepat mungkin dengan senang hati. Ketika dia melewati sebuah jembatan yang sangat kecil, dia menunduk ke bawah dan melihat bayangan dirinya terpantul dari air di bawah jembatan itu. Anjing yang serakah ini mengira dirinya melihat seekor anjing lain membawa sebuah tulang yang lebih besar dari miliknya.</p>
<p>Bila saja dia berhenti untuk berpikir, dia akan tahu bahwa itu hanyalah bayangannya. Tetapi anjing itu tidak berpikir apa-apa dan malah menjatuhkan tulang yang dibawanya dan langsung melompat ke dalam sungai. Anjing serakah tersebut akhirnya dengan susah payah berenang menuju ke tepi sungai. Saat dia selamat tiba di tepi sungai, dia hanya bisa berdiri termenung dan sedih karena tulang yang di bawanya malah hilang, dia kemudian menyesali apa yang terjadi dan menyadari betapa bodohnya dirinya.</p>
<p><em>Sangatlah bodoh memiliki sifat yang serakah</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Dua Orang Pengembara dan Seekor Beruang </strong></p>
<p>Dua orang berjalan mengembara bersama-sama melalui sebuah hutan yang lebat. Saat itu tiba-tiba seekor beruang yang sangat besar keluar dari semak-semak di dekat mereka.</p>
<p>Salah satu pengembara, hanya memikirkan keselamatannya dan tidak menghiraukan temannya, memanjat ke sebuah pohon yang berada dekat dengannya.</p>
<p>Pengembara yang lain, merasa tidak dapat melawan beruang yang sangat besar itu sendirian, melemparkan dirinya ke tanah dan berbaring diam-diam, seolah-olah dia telah meninggal. Dia sering mendengar bahwa beruang tidak akan menyentuh hewan atau orang yang telah meninggal.</p>
<p>Temannya yang berada di pohon tidak berbuat apa-apa untuk menolong temannya yang berbaring. Entah hal ini benar atau tidak, beruang itu sejenak mengendus-endus di dekat kepalanya, dan kelihatannya puas bahwa korbannya telah meninggal, beruang tersebutpun berjalan pergi.</p>
<p>Pengembara yang berada di atas pohon kemudian turun dari persembunyiannya.</p>
<p>&#8220;Kelihatannya seolah-olah beruang itu membisikkan sesuatu di telingamu,&#8221; katanya. &#8220;Apa yang di katakan oleh beruang itu&#8221;</p>
<p>&#8220;Beruang itu berkata,&#8221; kata pengembara yang berbaring tadi, &#8220;Tidak bijaksana berjalan bersama-sama dan berteman dengan seseorang yang membiarkan dan tidak menghiraukan temannya yang berada dalam bahaya.&#8221;</p>
<p><em>Kemalangan dapat menguji sebuah persahabatan.</em></p>
<p><strong>Si Pelit </strong></p>
<p>Seorang yang sangat pelit mengubur emasnya secara diam-diam di tempat yang dirahasiakannya di tamannya. Setiap hari dia pergi ke tempat dimana dia mengubur emasnya, menggalinya dan menghitungnya kembali satu-persatu untuk memastikan bahwa tidak ada emasnya yang hilang. Dia sangat sering melakukan hal itu sehingga seorang pencuri yang mengawasinya, dapat menebak apa yang disembunyikan oleh si Pelit itu dan suatu malam, dengan diam-diam pencuri itu menggali harta karun tersebut dan membawanya pergi.</p>
<p>Ketika si Pelit menyadari kehilangan hartanya, dia menjadi sangat sedih dan putus asa. Dia mengerang-erang sambil menarik-narik rambutnya.</p>
<p>Satu orang pengembara kebetulan lewat di tempat itu mendengarnya menangis dan bertanya apa saja yang terjadi.</p>
<p>&#8220;Emasku! oh.. emasku!&#8221; kata si Pelit, &#8220;seseorang telah merampok saya!&#8221;</p>
<p>&#8220;Emasmu! di dalam lubang itu? Mengapa kamu menyimpannya disana? Mengapa emas tersebut tidak kamu simpan di dalam rumah dimana kamu dapat dengan mudah mengambilnya saat kamu ingin membeli sesuatu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Membeli sesuatu?&#8221; teriak si Pelit dengan marah. &#8220;Saya tidak akan membeli sesuatu dengan emas itu. Saya bahkan tidak pernah berpikir untuk berbelanja sesuatu dengan emas itu.&#8221; teriaknya lagi dengan marah.</p>
<p>Pengembara itu kemudian mengambil sebuah batu besar dan melemparkannya ke dalam lubang harta karun yang telah kosong itu.</p>
<p>&#8220;Kalau begitu,&#8221; katanya lagi, &#8220;tutup dan kuburkan batu itu, nilainya sama dengan hartamu yang telah hilang!&#8221;</p>
<p><em>Harta yang kita miliki sama nilainya dengan kegunaan harta tersebut.</em></p>
<p><strong>Burung Gagak dan Sebuah Kendi </strong></p>
<p>Pada suatu musim yang sangat kering, dimana saat itu burung-burungpun sangat sulit mendapatkan sedikit air untuk diminum, seekor burung gagak menemukan sebuah kendi yang berisikan sedikit air. Tetapi kendi tersebut merupakan sebuah kendi yang tinggi dengan leher kendi sempit. Bagaimanapun burung gagak tersebut berusaha untuk mencoba meminum air yang berada dalam kendi, dia tetap tidak dapat mencapainya. Burung gagak tersebut hampir merasa putus asa dan merasa akan meninggal karena kehausan.</p>
<p>Kemudian tiba-tiba sebuah ide muncul dalam benaknya. Dia lalu mengambil kerikil yang ada di samping kendi, kemudian menjatuhkannya ke dalam kendi satu persatu. Setiap kali burung gagak itu memasukkan kerikil ke dalam kendi, permukaan air dalam kendipun berangsur-angsur naik dan bertambah tinggi hingga akhirnya air tersebut dapat di capai oleh sang burung Gagak.</p>
<p><em>Walaupun sedikit, pengetahuan bisa menolong diri kita pada saat yang tepat.</em></p>
<h2>Jack si Pemalas</h2>
<p>Pada suatu masa, hiduplah seorang anak laki-laki yang bernama Jack dan hidup bersama dengan ibunya. Mereka sangatlah miskin dan ibunya yang sudah tua itu menghidupi mereka dengan berkerja sebagai penenun, tetapi Jack sendiri adalah anak yang sangat malas dan tidak pernah mau melakukan apapun selain berjemur di matahari pada hari yang panas, dan duduk di sudut rumah saat musim dingin. Sehingga dia dipanggil Jack si Pemalas. Ibunya sendiri tidak pernah dapat membuat Jack melakukan sesuatu untuknya, dan akhirnya suatu hari da berkata kepada Jack, bahwa apabila dia tidak mulai bekerja dan menghidupi dirinya sendiri, ibunya itu tidak akan memperdulikan dia lagi.</p>
<p>Hal ini merisaukan Jack, dan dia lalu keluar rumah mencari pekerjaan pada hari berikutnya di tetangganya yang petani dan berhasil mendapatkan satu penny (mata uang Inggris); tetapi karena selama ini dia tidak pernah pulang kerumah sambil memegang uang, dia kehilangan uangnya ketika melewati sebuah sungai.</p>
<p>&#8220;Anak bodoh,&#8221; kata ibunya, &#8220;kamu seharusnya menaruh uangmu di kantong.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya akan melakukannya lain kali,&#8221; kata Jack si Pemalas.</p>
<p>Hari berikutnya, Jack kembali keluar untuk bekerja pada seorang pembuat roti yang tidak memberinya apa-apa kecuali seekor kucing yang besar. Jack lalu mengambil kucing tersebut, dan membawanya dengan hati-hati di tangannya, tetapi kucing tersebut mencakar tangannya sehingga dia harus melepaskan kucing tersebut yang kemudian lari menghilang.</p>
<p>Ketika dia pulang kerumah, ibunya berkata kepadanya, &#8220;Kamu anak yang bodoh, seharusnya kamu mengikatnya dengan tali dan menariknya untuk mengikutimu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya akan melakukannya lain kali,&#8221; kata Jack.</p>
<p>Pada hari berikutnya, Jack keluar dan bekerja pada seorang penjagal, yang memberikan dia hadiah berupa daging domba yang besar. Jack mengambil daging domba tersebut, mengikatnya dengan tali, dan menyeretnya di tanah sepanjang jalan, sehingga ketika dia tiba dirumah, daging domba tersebut telah rusak sama sekali. Ibunya kali ini tidak berkata apa apa kepadanya, dan pada hari minggu, ibunya mengharuskan dia membawa pulang kubis untuk dimasak nanti.</p>
<p>&#8220;Kamu harus membawanya pulang dan memanggulnya di pundakmu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya akan melakukannya di lain waktu,&#8221; kata Jack.</p>
<p>Pada hari senin, Jack si Pemalas bekerja pada seorang penjaga ternak, yang memberikan dia seekor keledai sebagai upahnya.Walaupun Jack sangat kuat, dia masih merasa kewalahan untuk menggendong keledai itu di pundaknya, tetapi akhirnya dia memanggul keledai tersebut di pundaknya dan berjalan pelan ke rumah membawa hadiahnya. Di tengah perjalanan dia berjalan di depan sebuah rumah dimana rumah tersebut di huni oleh orang kaya dengan seorang anak gadis satu-satunya, seorang gadis yang sangat cantik, yang tuli dan bisu. Dan gadis tersebut tidak pernah tertawa selama hidupnya. Dokter pernah berkata bahwa gadis itu tidak akan pernah bisa berbicara sampai seseorang bisa membuatnya tertawa. Ayahnya yang merasa sedih itu berjanji bahwa dia akan menikahkan anak gadisnya dengan laki-laki yang bisa membuat anak gadisnya tertawa. Disaat itu juga sang gadis kebetulan melihat keluar jendela pada saat Jack lewat di depan rumahnya sambil menggendong keledai di bahunya; dimana keledai tersebut menendang-nendangkan kakinya ke udara secara liar dan meringkik-ringkik dengan keras. Pemandangan itu begitu lucu sehingga sang putri tertawa tergelak-gelak dan saat itu juga memperoleh kemampuannya untuk mendengar dan berbicara. Ayahnya yang begitu bahagia melihat anaknya telah dapat berbicara dan mendengar, memenuhi janjinya dengan menikahkan anak gadisnya itu dengan Jack si Pemalas, yang kemudian menjadi orang yang kaya juga. Mereka kemudian tinggal bersama-sama di sebuah rumah yang besar dengan ibu Jack dan hidup berbahagia hingga akhir hayat mereka.</p>
<h2>Kakak Beradik</h2>
<h3><a href="http://www.ceritakecil.com/penulis-dan-pengarang-cerita/Andrew-Lang-10">Andrew Lang </a></h3>
<p>Seorang anak laki-laki menarik tangan adik perempuannya dan berkata: &#8220;Lihat, kita tidak pernah merasakan kebahagiaan semenjak ibu kita meninggal. Ibu tiri kita selalu memukuli kita setiap hari, dan kita tidak berani berada di dekatnya karena dia selalu menendang kita untuk menjauh darinya. Kita tidak pernah dapat makanan yang baik kecuali remah-remah dan sisa-sisa roti. Seandainya saja ibu kita masih hidup dan tahu semua penderitaan kita ini! Mari ikutlah denganku, mari kita tinggalkan rumah ini.&#8221;</p>
<p>Lalu kakak beradik itupun meninggalkan rumah ibu tirinya, berjalan seharian penuh, dan saat hujan turun dengan deras adik perempuannya berkata: &#8220;Surga dan hati kita menangis bersama.&#8221;</p>
<p>Menjelang malam, mereka tiba di sebuah hutan yang besar, dan mereka merasa sangat kelelahan dan kelaparan setelah berjalan jauh. Mereka menemukan satu celah di pohon yang berlubang dan masuk ke celah pohon tersebut dan jatuh tertidur dengan cepat.</p>
<p>Pagi harinya, ketika mereka bangun, matahari bersinar terang dan membawa kehangatan, kakaknya berkata:</p>
<p>&#8220;Saya sangat haus, adik kecilku; Jika saja saya bisa menemukan air sungai, saya akan meminumnya disana. Saya serasa mendengarkan aliran sungai di dekat sini.&#8221; Dia lalu melompat bangun, menarik tangan adik perempuannya dan mencari-cari anak sungai tersebut.</p>
<p>Saat itu ibu tirinya yang sebenarnya adalah seorang penyihir, tahu bahwa kedua anak tirinya telah lari meninggalkan rumah. Dia kemudian diam-diam mengejar mereka. Ketika tahu bahwa mereka kehausan, dia lalu memberi mantra sihir pada semua aliran air yang ada di hutan.</p>
<p>Saat kakak beradik itu menemukan sebuah anak sungai yang bening, sang Kakak langsung ingin meminumnya, tetapi saat itu adik perempuannya mendengar bisikan: &#8220;Siapa yang meminumku akan berubah menjadi harimau! siapa yang meminumku akan berubah menjadi harimau!&#8221;</p>
<p>Sang adik langsung berteriak, &#8220;Kakak, janganlah meminumnya, karena kamu akan berubah menjadi harimau dan akan menerkamku nanti.&#8221; Sang kakak walaupun merasa kehausan, tidak jadi meminumnya. &#8220;Baiklah,&#8221; katanya, &#8220;Kita akan mencari mata air yang lain saja.&#8221;</p>
<p>Ketika mereka menemukan mata air sungai yang kedua, sang adik mendengarkan suara berbisik: &#8220;Siapa yang meminumku akan menjadi serigala, siapa yang meminumku akan menjadi serigala!&#8221; dan sang adik langsung berteriak, &#8220;Kakak, jangan meminum air disini, karena kamu akan berubah menjadi serigala dan menerkamku.&#8221; Kembali sang kakak tidak jadi meminumnya dan berkata: &#8220;Baiklah, saya masih bisa menahan rasa hausku sampai bertemu dengan mata air yang ketiga.&#8221;</p>
<p>Dan ketika mereka menemukan mata air sungai yang ketiga, sang adik mendengar bisikan: &#8220;Siapa yang meminumku akan berubah menjadi rusa! siapa yang meminumku akan menjadi rusa!&#8221; Lalu sang adik memohon, &#8220;Kakak, janganlah minum dulu di sini, atau kamu akan berubah menjadi rusa dan lari dariku.&#8221; Tetapi sang kakak yang sudah sangat kehausan sudah berlutut dan meminum airnya, dan begitu bibirnya menyentuh air sungai itu, dia kemudian langsung berubah menjadi seekor rusa kecil.</p>
<p>Sang adik perempuan menangis melihat kakaknya yang telah disihir, begitu pula kakaknya yang telah berubah menjadi rusa ikut menangis di pangkuannya. Akhirnya sang adik berkata: &#8220;Tak apa, saya tidak akan meninggalkan kamu sendirian,&#8221; kemudian dia mengambil sabuk emas miliknya dan mengikatnya di sekeliling leher rusa itu. Lalu dia mengambil selendangnya dan menjadikannya tali yang diikatkan ke sabuk yang melingkar di leher sang rusa. Dia kemudian berjalan bersama sang rusa hingga makin jauh masuk ke dalam hutan, dimana akhirnya mereka menemukan rumah yang kosong dan tidak dihuni lagi. Sang adik memutuskan untuk bermalam dan tinggal di sana bersama sang Rusa.</p>
<p>Setelah beberapa tahun lamanya hidup di hutan ini, suatu hari Raja masuk ke hutan tersebut untuk berburu, sehingga hutan tersebut di penuhi dengan derap-derap kaki kuda, tiupan terompet dari tanduk, dan gonggongan anjing pemburu serta teriakan-teriakan pemburu. Mendengar terompet berburu, sang Rusa menjadi gelisah dan ingin keluar dari rumah itu.</p>
<p>&#8220;Ah!&#8221; katanya kepada adik perempuannya, &#8220;Biarkan saya keluar! saya tidak tahan mendengar terompet itu.&#8221; Dia terus memohon hingga adik perempuannya menyetujuinya dengan sedih hati. &#8220;Tetapi,&#8221; katanya, &#8220;kamu harus kembali sebelum malam. Saya akan mengunci pintu saya karena takut pada pemburu tersebut, jadi untuk mengetahui yang datang itu adalah kamu atau bukan, ketuklah pintuku dan katakan, &#8220;Adik tersayang, bukalah pintu, saya ada di luar sini.&#8221; &#8220;Jika kamu tidak berkata apa-apa, saya tidak akan membukakan kamu pintu.&#8221;Akhirnya sang Rusa setuju dan berlari keluar di alam bebas.</p>
<p>Secepatnya Raja dan pemburu-pemburunya melihat rusa yang indah itu dan melakukan pengejaran, tetapi mereka tidak pernah dapat mengejar dan menemukannya. Saat malam tiba, sang Rusa pulang ke rumah dan mengetuk pintu sambil berkata: &#8220;Adik tersayang, bukalah pintu, saya ada di luar sini.&#8221; Kemudian pintu terbuka dan sang Rusa lalu beristirahat di dalam rumah tersebut.</p>
<p>Keesokan hari ketika perburuan di mulai kembali, dan mendengar terompet di tiupkan, sang Rusa kembali meminta agar adik perempuannya membiarkan dia keluar. Seperti hari kemarin, adiknya membiarkan dia keluar dari rumah dengan sedih.</p>
<p>Saat Raja berburu kembali, dia dan pemburunya melihat sang Rusa dengan sabuk emas di lehernya, dan mulai mengejarnya kembali, hampir seharian penuh mereka mengejar rusa tersebut dan akhirnya sang Rusa terkepung dan sedikit terluka di kaki sehingga sang Rusa tidak dapat berlari kencang lagi. Para pemburu yang mengepung rusa tersebut melihat sang Rusa lari ke sebuah rumah dan mengetuk pintu dan berkata: &#8220;Adik tersayang, bukalah pintu, saya ada di luar sini.&#8221; Pemburu melihat kejadian itu dan melaporkan kepada Raja apa saja yang dilihat mereka. &#8220;Esok hari kita akan berburu lagi.&#8221; kata sang Raja.</p>
<p>Sang Adik saat membuka pintu dan melihat sang Rusa terluka menjadi sangat ketakutan dan bersedih. Dia lalu membersihkan luka dan membalut luka itu dengan ramuan dari daun-daunan. Setelah itu dia berkata, &#8220;Pergilah beristirahat agar kamu cepat sembuh.&#8221;</p>
<p>Keesokan harinya, luka di kaki sang Rusa mulai membaik dan sang Rusa meminta kembali agar diijinkan keluar, &#8220;Saya harus keluar, saya akan berhati-hati agar mereka tidak menangkap saya.&#8221; kata sang Rusa. Sang Adik menangis dan berkata, &#8220;Mereka pasti akan menangkapmu kali ini, dan saya akan mejadi sendirian di hutan ini. Saya tidak dapat membiarkan kamu keluar.&#8221; Sang Rusa membalas, &#8220;Kalau begitu, mungkin saya akan meninggal karena bersedih di sini.&#8221; Akhirnya sang Adik membiarkan sang Rusa keluar dengan hati yang berat.</p>
<p>Saat sang Raja berburu dan melihat Rusa itu, dia berkata kepada pemburunya, &#8220;Sekarang kejar dan tangkaplah rusa itu, tetapi jangan sampai melukainya.&#8221; dan para pemburunya berhasil menangkap sang Rusa. Ketika hari menjelang malam, sang Raja berkata kepada para pemburunya: &#8220;Sekarang tunjukkanlah saya dimana rumah kecil di tengah hutan yang kamu lihat itu.&#8221; Dan mereka bersama-sama pergi ke rumah kecil itu dan sang Raja lalu mengetuk pintu dan berkata, &#8220;Adik tersayang, bukalah pintu, saya ada di luar sini.&#8221; Ketika pintu terbuka, sang Raja melihat seorang gadis yang sangat cantik berdiri di dalam rumah itu.</p>
<p>Sang gadis yang merupakan adik dari sang Rusa menjadi terkejut karena bukan sang Rusa yang mengetuk pintunya, melainkan sang Raja sendiri. Dan Raja tersebut dengan ramah memegang tangannya dan berkata, &#8220;Maukah kamu ikut bersamaku ke istana?&#8221;, &#8220;Ya, tetapi saya tidak dapat meninggalkan rusa ku sendirian di sini.&#8221; Sang Raja lalu berkata, &#8220;Rusamu boleh ikut kemanapun kamu pergi.&#8221; dan saat itu sang Rusa di lepas oleh para pemburu dan berlari ke arah adik perempuannya.</p>
<p>Akhirnya sang Raja membawa sang Gadis beserta rusanya ke istana, dan tidak berapa lama kemudian sang Raja menikahi gadis tersebut.</p>
<p>Saat ibu tiri dari kakak beradik mendengar kabar tersebut, hatinya menjadi dengki dan putrinya kandungnya yang memiliki mata cuma satu, mendatanginya dan berkata, &#8220;Saya seharusnya yang mendapatkan keberuntungan dan menjadi Ratu.&#8221; &#8220;Tenanglah,&#8221; kata sang Ibu tiri, &#8220;Kamu akan mendapatkannya ketika saatnya telah tiba,&#8221;</p>
<p>Tiba suatu saat ketika Raja sedang berburu di hutan, sang Adik yang telah menjadi Ratu melahirkan seorang anak laki-laki, Ibu tiri yang penyihir menjalankan rencananya, dengan menyamar menjadi seorang pelayan, dia memberi racun sihir pada sang Ratu dan sang Ratu pun lenyap terkena racun sihir itu. Kemudian ibu tiri itu dengan cepat mendandani anak gadisnya dengan sihirnya agar sama seperti sang Ratu. Tetapi walaupun ibu tiri itu mempunyai sihir, dia tidak dapat menyamarkan mata putrinya yang hanya satu itu dan mencari alasan yang baik agar raja tidak menyadari perbedaannya.</p>
<p>Sang Raja menjadi sangat gembira mendengar bahwa sang Ratu telah melahirkan anak laki-laki, saat dia ingin menjenguk sang Ratu, Ibu tiri yang menyamar menjadi pelayan berpesan kepada Raja agar tidak membiarkan sinar mengenai mata dan tidak membuka tirai jendela atau menyalakan lilin yang terang di dalam kamar, karena sang Ratu masih lemah. Raja tidak pernah menyadari bahwa yang selalu di temui itu bukanlah sang Ratu yang asli.</p>
<p>Setelah kejadian itu, di ruangan di mana bayi itu ditidurkan, perawat yang menjaga bayi sering melihat pintu kamar tersebut dibuka oleh seorang wanita yang mirip sekali dengan Ratu. dan dengan perlahan-lahan orang yang mirip Ratu itu mengangkat sang bayi dari buaian, menggendongnya, menidurkannya kembali, lalu pergi ke sudut kamar bayi, dimana sang Rusa selalu berbaring, mengelus punggung sang Rusa, dan diam-diam kembali keluar dari kamar tersebut tanpa mengucapkan sepatah katapun. Kejadian tersebut berulang terus menerus dan setiap kali perawat yang menjaga bayi tersebut bertanya ke penjaga pintu, mereka selalu mengatakan tidak melihat satu orang pun masuk ke dalam ruangan itu. Karena ketakutan, perawat tersebut tidak pernah menyampaikan apa yang dilihatnya kepada siapapun.</p>
<p>Suatu malam, kejadian tersebut terulang kembali, tetapi kali ini orang yang mirip dengan Ratu tersebut bertanya kepada sang perawat: &#8220;Apakah anakku baik-baik saja? Apakah Rusaku baik-baik saja? Saya akan datang dua kali lagi lalu mengucapkan selamat tinggal.&#8221; Perawat yang ketakutan, tidak menjawab apa-apa dan setelah kepergian sang Ratu yang asli itu, dia lalu melaporkan hal tersebut pada Raja. Raja lalu terkejut dan berkata, &#8220;Apa yang kamu katakan itu? saya akan ikut melihat dan mengawasi kamar tidur anakku nanti malam.&#8221;</p>
<p>Ketika malam tiba, sang Ratu yang asli muncul kembali dan bertanya kepada sang perawat: &#8220;Apakah anakku baik-baik saja? Apakah Rusaku baik-baik saja? Saya akan datang sekali lagi lalu mengucapkan selamat tinggal.&#8221; Saat itu Raja yang bersembunyi di kamar tersebut, tidak keluar dari persembunyiannya, dan tidak mengucapkan apa-apa.</p>
<p>Dihari berikutnya sang Raja ikut kembali mengawasi kamar tidur anak bayinya, dan ketika sang Ratu yang asli datang dan berkata: &#8220;Apakah anakku baik-baik saja? Apakah Rusaku baik-baik saja? Saya datang kali ini untuk mengucapkan selamat tinggal.&#8221; Sang Raja tidak dapat menahan dirinya lagi dan melompat keluar dari persembunyiannya dan berkata, &#8220;Kamu adalah istriku yang tercinta!&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya,&#8221; kata sang Ratu, &#8220;Saya adalah istrimu!&#8221; saat itu sihir yang mengikat sang Ratu menjadi musnah, sang Ratu menjadi pulih seperti sedia kala seperti tidak pernah mengalami hal apapun. Kemudian sang Ratupun menceritakan semua kisahnya dan betapa kejamnya perlakuan ibu tirinya. Raja langsung menangkap sang Ibu tiri dan anaknya serta menghukum mereka. Setelah ibu tiri yang penyihir itu mendapatkan hukumannya, sihir yang mengikat sang Rusa akhirnya menjadi musnah juga, dan sang Rusa kembali ke bentuk manusia kembali. Akhirnya kakak beradik tersebut dapat hidup dengan bahagia selama-lamanya.</p>
<h2>Kura-kura dan Sepasang Itik</h2>
<h3><a href="http://www.ceritakecil.com/penulis-dan-pengarang-cerita/Aesop-3">Aesop </a></h3>
<p>Seekor kura-kura, yang kamu tahu selalu membawa rumahnya di belakang punggungnya, dikatakan tidak pernah dapat meninggalkan rumahnya, biar bagaimana keras kura-kura itu berusaha. Ada yang mengatakan bahwa dewa Jupiter telah menghukum kura-kura karena kura-kura tersebut sangat malas dan lebih senang tinggal di rumah dan tidak pergi ke pesta pernikahan dewa Jupiter, walaupun dewa Jupiter telah mengundangnya secara khusus.</p>
<p>Setelah bertahun-tahun, si kura-kura mulai berharap agar suatu saat dia bisa menghadiri pesta pernikahan. Ketika dia melihat burung-burung yang beterbangan dengan gembira di atas langit dan bagaimana kelinci dan tupai dan segala macam binatang dengan gesit berlari, dia merasa sangat ingin menjadi gesit seperti binatang lain. Si kura-kura merasa sangat sedih dan tidak puas. Dia ingin melihat dunia juga, tetapi dia memiliki rumah pada punggungnya dan kakinya terlalu kecil sehingga harus terseret-seret ketika berjalan.</p>
<p>Suatu hari dia bertemu dengan sepasang itik dan menceritakan semua masalahnya.</p>
<p>&#8220;Kami dapat menolongmu untuk melihat dunia,&#8221; kata itik tersebut. &#8220;Berpeganglah pada kayu ini dengan gigimu dan kami akan membawamu jauh ke atas langit dimana kamu bisa melihat seluruh daratan di bawahmu. Tetapi kamu harus diam dan tidak berbicara atau kamu akan sangat menyesal.&#8221;</p>
<p>Kura-kura tersebut sangat senang hatinya. Dia cepat-cepat memegang kayu tersebut erat-erat dengan giginya, sepasang itik tadi masing-masing menahan kedua ujung kayu itu dengan mulutnya, dan terbang naik ke atas awan.</p>
<p>Saat itu seekor burung gagak terbang melintasinya. Dia sangat kagum dengan apa yang dilihatnya dan berkata:</p>
<p>&#8220;Kamu pastilah Raja dari kura-kura!&#8221;</p>
<p>&#8220;Pasti saja&#8230;&#8230;&#8221; kura-kura mulai berkata.</p>
<p>Tetapi begitu dia membuka mulutnya untuk mengucapkan kata-kata tersebut, dia kehilangan pegangan pada kayu tersebut dan jatuh turun ke bawah, dimana dia akhirnya terbanting ke atas batu-batuan yang ada di tanah.</p>
<p><em>Rasa ingin tahu yang bodoh dan kesombongan sering menyebabkan kesialan.</em></p>
<h2>Orang tua dan Setan</h2>
<h3><a href="http://www.ceritakecil.com/penulis-dan-pengarang-cerita/Tidak-dikenal-4">Tidak dikenal </a></h3>
<p>Dahulu kala ada seorang laki-laki tua yang mempunyai benjolan besar di sebelah kanan wajahnya.<br />
Suatu hari dia pergi ke gunung untuk memotong kayu, ketika hujan mulai turun dan angin bertiup sangat kencang, dia merasa tidak mungkin untuk pulang ke rumah, dengan ketakutan, dia mengambil tempat perlindungan di dalam rongga sebuah pohon tua. Ketika duduk meringkuk dan tak dapat tidur, dia mendengar bunyi banyak suara yang membingungkan di kejauhan yang perlahan-lahan mendekat ke arah mana dia berada. Dia berkata kepada sendiri: &#8220;Aneh sekali!&#8221; Saya menyangka saya seorang diri saja di gunung ini, tetapi saya mendengar suara banyak orang disini.&#8221; Oleh sebab itu, dengan sedikit keberanian, dia mengintip, dan melihat kerumunan besar dari orang-orang yang kelihatan aneh. Ada yang berwarna merah, dan berpakaian hijau; yang lainnya berwarna hitam dan berpakaian merah; ada yang hanya memiliki satu mata; sedangkan yang lain tidak mempunyai mulut; memang, sangat tidak mungkin untuk menggambarkan berbagai macam bentuk dan keanehan mereka. Mereka menyalakan api, sehingga menjadi sangat terang seperti di siang hari. Mereka duduk dalam dua barisan yang melintang, dan mulai meminum anggur dan bergembira seperti manusia. Mereka mengedarkan cangkir minuman anggur begitu sering sehingga banyak dari mereka kelihatannya minum terlalu banyak. Salah satu setan muda bangun dan mulai menyanyikan lagu gembira dan menari; begitu juga dengan yang lainnya; beberapa dapat menari dengan baik dan yang lainnya menari dengan sangat buruk. Salah satunya berkata : &#8220;Kita sudah menikmati kesenangan yang luar biasa malam ini, tetapi saya lebih suka melihat hal-hal yang baru.&#8221;</p>
<p>Lalu orang tua itu, hilang rasa takutnya, berpikir bahwa dia juga ingin menari, dan berkata, &#8220;Apa yang akan terjadi, terjadilah, bila karena hal ini saya harus meninggal, saya harus tetap akan menari juga,&#8221; Dia menyelinap keluar dari rongga pohon dan, dengan penutup kepala yang diselipkan menutupi hidungnya dan kapak yang tergantung di pinggangnya, dia mulai menari. Setan-setan itu terlonjak kaget dan berkata, &#8220;Siapa ini?&#8221; tetapi orang tua itu berayun maju mundur, ke kiri dan ke kanan, semua kerumunan tersebut tertawa dan menikmati tarian yang dibawakan oleh orang tua itu, dan berkata: &#8220;Orang tua itu menari dengan sangat bagus! Kamu harus selalu datang dan menemani kami menari disini, tetapi, kami takut kamu mungkin tidak akan datang, jadi kamu harus memberi kami jaminan bahwa kamu akan datang.&#8221; Jadi setan-setan tersebut mulai berunding sesamanya, dan, setuju bahwa benjolan di wajah orang tua itu adalah kekayaan yang pasti sangat tinggi nilainya, dan menuntut untuk diambil sebagai jaminan. Orang tua itu membalas berkata: &#8220;Saya memiliki benjolan ini selama bertahun-tahun, dan saya tidak memiliki alasan untuk berpisah dengan benjolan ini, tetapi kamu bisa mengambilnya, atau sebuah mataku, hidung atau apapun yang kamu inginkan.&#8221; Lalu setan tersebut memegang benjolan tersebut, memutar dan menariknya, mengambilnya tanpa menimbulkan rasa sakit sedikitpun, dan menyimpannya sebagai jaminan bahwa orang tua itu akan kembali. Ketika hari mulai fajar, burung-burung mulai bernyanyi, setan-setan tersebut terburu-buru untuk pergi.</p>
<p>Orang tua itu meraba wajahnya dan menemukan bahwa wajahnya menjadi mulus tanpa ada benjolan besar lagi di wajahnya. Dia lupa akan kayu yang dipotongnya dan terburu-buru untuk pulang. Istrinya, begitu melihat dia, berteriak kegirangan dan berkata, &#8220;Apa yang terjadi denganmu?&#8221; Lalu orang tua itu menceritakan semua kisah yang terjadi padanya.</p>
<p>Saat itu, diantara tetangganya, ada orang tua juga yang memiliki benjolan di sebelah kiri wajahnya. Mendengan bahwa orang tua yang pertama tadi berhasil menyingkirkan kesialannya, dia berencana untuk melakukan hal yang sama, Lalu dia berangkat ke gunung dan menyelinap ke rongga pohon yang disebutkan oleh orang tua pertama dan menunggu hingga setan-setan tersebut muncul. Dengan keyakinan penuh, setan-setan tersebut datang seperti yang dikatakan, dan mereka mulai duduk, meminum anggur dan bergembira seperti sebelumnya. Orang tua yang kedua ini, ketakutan dan mulai gemetar, menyelinap keluar dari rongga pohon. Setan-setan tersebut menyambut kedatangannya dan berkata: &#8220;Orang tua ini telah datang, mari kita lihat dia menari.&#8221; Tetapi orang tua yang satu ini sangat kaku dan menari tidak sebaik orang tua yang pertama, sehingga setan-setan itu berteriak: &#8220;Tarian kamu sangat jelek dan bertambah buruk dan buruk, kami akan memberikan kamu kembali benjolan yang kami ambil sebagai jaminan.&#8221; Saat itu, setan yang membawa benjolan tersebut menempelkannya pada sisi wajah kanan si orang tua itu; orang tua yang sial itu akhirnya pulang kerumah dengan benjolan pada kedua sisi wajahnya.</p>
<h2>Penebang Kayu yang Tidak Tahu Berterimakasih</h2>
<h3><a href="http://www.ceritakecil.com/penulis-dan-pengarang-cerita/Mrs-E-B-Mawr-8">Mrs. E. B. Mawr </a></h3>
<p>Pada jaman dahulu, di suatu desa, ada seorang penebang kayu yang sangat miskin, sehingga dia hanya mempunyai sebuah kapak untuk bekerja dan menghidupi anak-anak dan istrinya. Dengan sangat sulit dia bisa memperoleh enam pence (sejenis mata uang) setiap hari. Dia dan istrinya harus bekerja membanting tulang dari subuh hingga larut malam agar mereka dapat hidup dengan tidak kehabisan makanan. Apabila mereka beristirahat, mereka tidak akan mendapatkan apa-apa.</p>
<p>&#8220;Apa yang harus saya lakukan?&#8221; katanya, suatu hari, &#8220;Saya sekarang sangat lelah, istri dan anakku tidak memiliki apa-apa untuk dimakan, dan saya sudah tidak sekuat dulu lagi memegang kapak ini, untuk memperoleh sekerat roti untuk keluargaku. Ah, begitu buruknya nasib bagi orang miskin, ketika mereka dilahirkan ke dunia ini.&#8221;</p>
<p>Sementara dia masih berkeluh-kesah, sebuah suara memanggilnya dengan penuh rasa iba: &#8220;Apa yang kamu keluhkan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Bagaimana saya tidak suka mengeluh, apabila saya tidak memiliki makanan?&#8221; katanya. &#8220;Pulanglah ke rumahmu,&#8221; kata suara itu, &#8220;galilah tanah di sudut pekaranganmu, dan kamu akan menemukan harta karun di bawah sebuah dahan yang telah mati.</p>
<p>Ketika penebang kayu ini mendengar hal ini, dia langsung berlutut di tanah, dan berkata: &#8220;Tuan, siapakah nama tuan? siapakah tuan yang begitu baik hati?&#8221;</p>
<p>&#8220;Namaku Merlin,&#8221; kata suara itu.</p>
<p>&#8220;Ah! Tuan, Tuhan akan memberkahimu apabila kamu datang menolongku dan menyelamatkan keluargaku dari kemelaratan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Pergilah cepat,&#8221; kata suara itu, &#8220;dan dalam satu tahun, kembalilah ke sini, dan berikanlah saya penjelasan tentang apa saja yang kamu lakukan dengan uang yang kamu temukan di sudut pekaranganmu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tuan, Saya akan mengunjungimu dalam satu tahu, atau setiap hari, apabila kamu memerintahkan saya.&#8221;</p>
<p>Lalu sang penebang kayu pulang ke rumahnya, menggali tanah pada sudut pekarangannya dan disana dia menemukan harta karun yang telah dijanjikan. Betapa gembiranya mereka sekeluarga karena telah lepas dari kemiskinan.</p>
<p>Karena tidak ingin tetangganya tahu mengapa mereka tiba-tiba menjadi kaya, dia masih pergi ke dalam hutan dengan membawa kapak, sehingga seolah-olah dia bekerja keras dan secara perlahan-lahan terangkat dari kemiskinan menjadi kemakmuran.</p>
<p>Pada akhir tahun, dia pergi ke dalam hutan untuk memenuhi janjinya. Dan suara itu berkata, &#8220;Jadi kamu akhirnya datang!&#8221; &#8220;Ya Tuan,&#8221; &#8220;Dan bagaimana kamu membelanjakan harta tersebut?&#8221; &#8220;Tuan, keluargaku sudah dapat makan makanan yang baik dan berpakaian yang bagus, dan kami selalu berterima kasih kepadamu setiap hari.&#8221;</p>
<p>&#8220;Keadaan kamu sekarang menjadi lebih baik kalau begitu, tapi katakan padaku, apakah masih ada hal yang kamu inginkan?&#8221; &#8220;Ah, ya, Tuan, saya ingin menjadi walikota di tempat saya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Baiklah, dalam empat puluh hari kamu akan menjadi walikota.&#8221;</p>
<p>&#8220;Oh, beribu-ribu terima kasih, pelingdungku yang baik.&#8221;</p>
<p>Pada tahun kedua, penebang kayu yang kaya datang ke hutan dengan baju baru yang sangat baik dan mengenakan atribut bahwa dia adalah walikota.</p>
<p>&#8220;Bapak Merlin,&#8221; panggilnya, &#8220;datanglah dan berbicaralah padaku.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya di sini,&#8221; kata suara itu, &#8220;apa yang kamu harapkan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Seorang pejabat tinggi baru saja meninggal kemarin, dan anak laki-laki saya, dengan bantuanmu, ingin menggantikannya, Saya meminta kebaikan hatimu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Dalam empat puluh hari, hal yang kamu inginkan akan terwujud,&#8221; kata Merlin.</p>
<p>Begitu pula dalam empat puluh hari, anaknya menjadi pejabat tinggi, dan mereka masih juga belum puas.</p>
<p>Pada akhir tahun ketiga, penebang kayu tersebut mencari lagi Merlin di hutan, dan dengan suara yang merendahkan, dia berkata &#8220;Merlin, maukah kamu membantu saya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Apa yang kamu kehendaki?&#8221; kata suara itu.</p>
<p>&#8220;Putriku berharap agar dapat menikah dengan seorang pejabat,&#8221; katanya. &#8220;Harapanmu akan terwujud,&#8221; balas Merlin, dan dalam empat puluh hari, anak perempuan penebang kayu itu menikah dengan seorang pejabat.</p>
<p>Dan begitulah akhirnya waktu terus berlalu, hingga pada akhir tahun keempat, istrinya yang bijaksana menyuruhnya kembali kesana untuk berterima kasih, tetapi penebang kayu itu menjawab:&#8221;Mengapa saya harus masuk kembali ke hutan itu untuk berbicara dengan mahluk yang tidak pernah saya lihat? Saya sekarang sangat kaya, mempunyai banyak teman, dan namaku sangat di hormati semua orang.&#8221;</p>
<p>&#8220;Pergilah sekali lagi,&#8221; kata istrinya, &#8220;Kamu harus memberi dia salam dan berterima kasih atas segala kebaikannya.&#8221;</p>
<p>Akhirnya penebang kayu itu dengan menunggangi kudanya, diikuti oleh dua orang pelayan, masuk ke dalam hutan dan mulai berteriak: &#8220;Merlot! Merlot! Saya tidak membutuhkan kamu lagi, karena sekarang saya cukup kaya.&#8221; Merlin membalasnya, &#8220;Sepertinya kamu lupa saat kamu masih miskin, tidak cukup makan, dengan hanya berbekal kapak, kamu dengan susah payah mendapatkan enam pence setiap hari! Saya saya memberikan kamu berkah pertama kali, kamu berlutut dengan kedua kakimu, dan memanggil saya &#8216;Tuan&#8217;, setelah berkah kedua, kamu hanya memanggil saya &#8216;Bapak&#8217; dan setelah yang ketiga, kamu memanggilku dengan &#8216;Merlin&#8217; saja, sekarang dengan sombongnya kamu memanggilku &#8216;Merlot&#8217;! kamu mungkin berpikir bahwa kamu sudah sangat kaya dan hidup dengan baik dan tidak memerlukan lagi saya, Mari kita lihat nanti, selama ini kamu tidak memiliki hati yang baik dan selalu bertindak bodoh, tetaplah menjadi bodoh, dan tetaplah menjadi miskin seperti saat pertama saya bertemu dengan kamu.&#8221; Penebang kayu itu tertawa terbahak-bahak, mengangkat bahunya dan tidak mempercayai apa yang dikatakan kepadanya.</p>
<p>Dia kembali ke rumahnya, tapi dengan cepat anaknya yang sekarang menjadi pejabat tinggi, meninggal, putrinya yang menjadi istri seorang pejabat juga menderita sakit keras dan akhirnya meninggal. Kesialan menimpanya terus menerus dan saat perang pecah, serdadu dari kedua belah pihak yang berperang, memasuki rumahnya, merampas minuman dan makanan yang ada di lumbungnya, membakar semua ladangnya, juga rumahnya, hingga dia tidak memiliki uang satu penny pun.</p>
<p>Ketika tiba masa untuk membayar pajak, dia tidak mempunyai uang di kantongnya, sehingga dia terpaksa menjual semua ladangnya. &#8220;Lihat,&#8221; kata penebang kayu yang tidak tahu berterimakasih itu, sambil menangis, &#8220;Saya telah kehilangan semua yang saya miliki, uang, ladang, kuda, anak-anakku! Mengapa saya tidak percaya kepada Merlin? hanya kematian yang belum menjemput saya, saya sudah tidak tahan dengan penderitaan ini.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak begitu,&#8221; kata istrinya yang bijaksana, &#8220;Kita harus mulai bekerja keras kembali.&#8221; &#8220;Dengan apa?&#8221; kata penebang kayu, &#8220;Kita bahkan sudah tidak memiliki seekor keledaipun untuk bekerja!&#8221;</p>
<p>&#8220;Dengan apa yang Tuhan berikan kepada kita,&#8221; kata istrinya lagi.</p>
<p>Tuhan hanya memberikan mereka sebuah keranjang, yang dipinjam dari tetangganya. Dengan keranjang ini di punggungnya dan kapak di tangannya, dia akhirnya masuk ke hutan untuk bekerja menebang kayu, mencoba untuk mencari kayu untuk mendapatkan enam pence sehari.</p>
<p>Semenjak itu, dia tidak pernah mendengar suara Merlin lagi.</p>
<p><em> </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=47&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/03/cerita-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Baru di Kontrakin di Kwitang, Jak-Pus</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/02/rumah-baru-di-kontrakin-di-kwitang-jak-pus/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/02/rumah-baru-di-kontrakin-di-kwitang-jak-pus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 05:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://515t4n.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Di kontrakan sebuah rumah baru, dua  tingkat dengan 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, ruang keluarga, Terletak di Jl. Kwitang Kebun Sayur No.382, Kwitang, Jakarta Pusat. Harga 16 juta/Tahun (bisa nego) siapa cepat dia dapat Berminat Hub.Afif , Email:afif.ekon@gmail.com klik gambar denah untuk melihat gambar lebih besar ini dia rumahnya<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=33&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/rumahku-copy2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-35" title="rumahku copy2" src="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/rumahku-copy2.jpg?w=300&#038;h=196" alt="" width="300" height="196" /></a>Di kontrakan sebuah rumah baru, dua  tingkat dengan 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, ruang keluarga, Terletak di Jl. Kwitang Kebun Sayur No.382, Kwitang, Jakarta Pusat.</p>
<p>Harga 16 juta/Tahun (bisa nego) siapa cepat dia dapat</p>
<p>Berminat Hub.Afif , Email:afif.ekon@gmail.com<br />
<span id="more-33"></span></p>
<p>klik gambar denah untuk melihat gambar lebih besar</p>
<p>ini dia rumahnya</p>
<p><a href="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc035811.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-42" title="ini dia rumahku" src="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc035811.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc035811.jpg"></a><a href="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc03582.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-43" title="DSC03582" src="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc03582.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc03584.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-44" title="DSC03584" src="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc03584.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=33&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/02/rumah-baru-di-kontrakin-di-kwitang-jak-pus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/rumahku-copy2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rumahku copy2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc035811.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">ini dia rumahku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc03582.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03582</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/dsc03584.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03584</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EMPAT KUNCI RUMAH TANGGA HARMONIS</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/rumah-tangga-2/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/rumah-tangga-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 06:11:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/rumah-tangga-2/</guid>
		<description><![CDATA[EMPAT KUNCI RUMAH TANGGA HARMONIS Harmonis adalah perpaduan dari berbagai warna karakter yang membentuk kekuatan eksistensi sebuah benda. Perpaduan inilah yang membuat warna apa pun bisa cocok menjadi rangkaian yang indah dan serasi. Warna hitam, misalnya, kalau berdiri sendiri akan menimbulkan kesan suram dan dingin. Jarang orang menyukai warna hitam secara berdiri sendiri. Tapi, jika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=28&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>EMPAT KUNCI RUMAH TANGGA HARMONIS</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><a href="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/1_777774191l_t21.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-29" title="1_777774191l_t2[1]" src="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/1_777774191l_t21.jpg?w=300&#038;h=298" alt="" width="300" height="298" /></a></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong></strong>Harmonis adalah perpaduan dari berbagai warna karakter yang membentuk kekuatan eksistensi sebuah benda. Perpaduan inilah yang membuat warna apa pun bisa cocok menjadi rangkaian yang indah dan serasi.</p>
<p>Warna hitam, misalnya, kalau berdiri sendiri akan menimbulkan kesan suram dan dingin. Jarang orang menyukai warna hitam secara berdiri sendiri. Tapi, jika berpadu dengan warna putih, akan memberikan corak tersendiri yang bisa menghilangkan kesan suram dan dingin tadi. Perpaduan hitam-putih jika ditata secara apik, akan menimbulkan kesan dinamis, gairah, dan hangat.<span id="more-28"></span></p>
<p>Seperti itulah seharusnya rumah tangga dikelola. Rumah tangga merupakan perpaduan antara berbagai warna karakter. Ada karakter pria, wanita, anak-anak, bahkan mertua. Dan tak ada satu pun manusia di dunia ini yang bisa menjamin bahwa semua karakter itu serba sempurna. Pasti ada kelebihan dan kekurangan.</p>
<p>Nah, di situlah letak keharmonisan. Tidak akan terbentuk irama yang indah tanpa adanya keharmonisan antara nada rendah dan tinggi. Tinggi rendah nada ternyata mampu melahirkan berjuta-juta lagu yang indah.</p>
<p>Dalam rumah tangga, segala kekurangan dan kelebihan saling berpadu. Kadang pihak suami yang bernada rendah, kadang isteri bernada tinggi. Di sinilah suami-isteri dituntut untuk menciptakan keharmonisan dengan mengisi kekosongan-kekosongan yang ada di antar mereka.</p>
<p>Ada empat hal yang mesti diperhatikan untuk menciptakan keharmonisan rumah tangga.keempatnya adalah:</p>
<p>1. Jangan melihat ke belakang</p>
<p>Jangan pernah mengungkit-ungkit alasan saat awal menikah. “Kenapa saya waktu itu mau nerima aja, ya? Kenapa <em>nggak </em>saya tolak?” Buang jauh-jauh lintasan pikiran ini.</p>
<p>Langkah itu sama sekali tidak akan menghasilkan perubahan. Justru, akan menyeret ketidakharmonisan yang bermula dari masalah sepele menjadi pelik dan kusut. Jika rasa penyesalan berlarut, tidak tertutup kemungkinan ketidakharmonisan berujung pada perceraian.</p>
<p>Karena itu, hadapilah kenyataan yang saat ini kita hadapi. Inilah masalah kita. Jangan lari dari masalah dengan melongkok ke belakang. Atau, <em>na’udzubillah</em>, membayangkan sosok lain di luar pasangan kita. Hal ini akan membuka pintu setan sehingga kian meracuni pikiran kita.</p>
<p>2. Berpikir objektif</p>
<p>Kadang, konflik bisa menyeret hal lain yang sebetulnya tidak terlibat. Ini terjadi karena konflik disikapi dengan emosional. Apalagi sudah melibatkan pihak ketiga yang mengetahui masalah internal rumah tangga tidak secara utuh.</p>
<p>Jadi, cobalah lokalisir masalah pada pagarnya. Lebih bagus lagi jika dalam memetakan masalah ini dilakukan dengan kerjasama dua belah pihak yang bersengketa. Tentu akan ada inti masalah yang perlu dibenahi.</p>
<p>Misalnya, masalah kurang penghasilan dari pihak suami. Jangan disikapi emosional sehingga menyeret masalah lain. Misalnya, suami yang tidak becus mencari duit atau suami dituduh sebagai pemalas. Kalau ini terjadi, reaksi balik pun terjadi. Suami akan berteriak bahwa si isteri bawel, materialistis, dan kurang pengertian.</p>
<p>Padahal kalau mau objektif, masalah kurang penghasilan bisa disiasati dengan kerjasama semua pihak dalam rumah tangga. Tidak tertutup kemungkinan, isteri pun ikut mencari penghasilan, bahkan bisa sekaligus melatih kemandirian anak-anak.</p>
<p>3. Lihat kelebihan pasangan, jangan sebaliknya</p>
<p>Untuk menumbuhkan rasa optimistis, lihatlah kelebihan pasangan kita. Jangan sebaliknya, mengungkit-ungkit kekurangan yang dimiliki. Imajinasi dari sebuah benda, bergantung pada bagaimana kita meletakkan sudut pandangnya.</p>
<p>Mungkin secara materi dan fisik, pasangan kita mempunyai banyak kekurangan. Rasanya sulit sekali mencari kelebihannya. Tapi, di sinilah uniknya berumah tangga. Bagaimana mungkin sebuah pasangan suami isteri yang tidak saling cinta bisa punya anak lebih dari satu.</p>
<p>Berarti, ada satu atau dua kelebihan yang kita sembunyikan dari pasangan kita. Paling tidak, niat ikhlas dia dalam mendampingi kita karena Allah sudah merupakan kelebihan yang tiada tara. Luar biasa nilainya di sisi Allah. Nah, dari situlah kita memandang. Sambil jalan, segala kekurangan pasangan kita itu dilengkapi dengan kelebihan yang kita miliki. Bukan malah menjatuhkan atau melemahkan semangat untuk berubah.</p>
<p>4. Sertakan sakralitas berumah tangga</p>
<p>Salah satu pijakan yang paling utama seorang rela berumah tangga adalah karena adanya ketaatan pada syariat Allah. Padahal, kalau menurut hitung-hitungan materi, berumah tangga itu melelahkan. Justru di situlah nilai pahala yang Allah janjikan.</p>
<p>Ketika masalah nyaris tidak menemui ujung pangkalnya, kembalikanlah itu kepada sang pemilik masalah, Allah swt. Pasangkan rasa baik sangka kepada Allah swt. Tataplah hikmah di balik masalah. Insya Allah, ada kebaikan dari semua masalah yang kita hadapi.</p>
<p>Lakukanlah pendekatan <em>ubudiyah</em>. Jangan bosan dengan doa. Bisa jadi, dengan <em>taqarrub</em> pada Allah, masalah yang berat bisa terlihat ringan. Dan secara otomatis, solusi akan terlihat di depan mata. Insya Allah!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=28&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/rumah-tangga-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://515t4n.files.wordpress.com/2010/02/1_777774191l_t21.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">1_777774191l_t2[1]</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Tangga</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/rumah-tangga/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/rumah-tangga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 06:05:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://515t4n.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan Bayi Dalam Kandungan Anda Minggu Per Minggu (0-12 minggu) Perkembangan bayi dalam kandungan anda minggu perminggu. Bagaimanakah perkembangan bayi anda mulai dari minggu pertama kehidupannya?&#8230;Pada trimester pertama kehamilan anda ini &#8211;Perkembangan apa saja yang akan terjadi pada bayi dalam kandungan anda&#8230;.. Selamat atas kehamilan anda! Perkembangan bayi dalam kandungan anda akan menjadi salah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=24&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perkembangan Bayi Dalam Kandungan Anda Minggu Per Minggu (0-12 minggu) </strong></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>Perkembangan   bayi dalam kandungan anda minggu perminggu. <strong>Bagaimanakah perkembangan bayi   anda mulai dari minggu pertama kehidupannya?</strong>&#8230;Pada trimester pertama   kehamilan anda ini &#8211;Perkembangan apa saja yang akan terjadi pada bayi dalam   kandungan anda&#8230;..</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Selamat atas kehamilan anda!</p>
<p>Perkembangan bayi dalam kandungan anda akan menjadi salah satu hal yang sangat menyenangkan dalam proses kehamilan ini karena hampir semua apa yang anda lakukan berefek tehadap bayi dalam kandungan anda ini. &#8212;Mari kita melihat apa saja<br />
<span id="more-24"></span></p>
<p><strong>perkembangan dan perubahan yang terjadi pada bayi pada periode awal kehidupannya.</strong><br />
<strong><em>Minggu ke 1:</em></strong><br />
Pada minggu ini, menjadi menstruasi yang terakhir sebelum kehamilan. Perdarahan terjadi dan hormone-hormon ditubuh mempersiapkan sel telur untuk dilepaskan.<br />
<strong><em>Minggu ke 2 :</em></strong><br />
Uterus (dinding rahim) menebal dan mempersiapkan untuk tahap ovulasi.<br />
<strong><em>Minggu ke 3:</em></strong><br />
Merupakan masa ovulasi (pelepasan telur). Kehamilan terjadi pada saat ini. Pembuahan terjadi pada saat sperma dari pasangan anda bertemu dengan sel telur anda di tuba falopi. Pembuahan memerlukan waktu 4 hari, setelah telur dibuahi maka dinamakan zygote<br />
<strong><em>Minggu ke 4:</em></strong><br />
Saat buat si zygote kecil untuk menemukan tempat didalam rahim anda. Dengan berakhirnya minggu ini, anda tidak mendapat menstruasi, dan menjadi tanda pertama kemungkinan kehamilan. Pada beberapa wanita mendapatkan sedikit perdarahan dan disalahartikan sebagai menstruasi, sebenarnya perdarahan yang sedikit itu karena implatasi dari zygote ke dinding rahim anda.<br />
<strong><em>Minggu ke 5:</em></strong><br />
Ukuran bayi anda sekarang sekitar sebuah biji aple dan pada minggu ini disebut sebagai embrio. Bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri, plasenta dan tali pusat sudah berkerja sepenuhnya pada minggu ini. Vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, sistim saraf mulai berkembang.<br />
<strong><em>Minggu ke 6:</em></strong><br />
Embrio terlihat seperti berudu. Pada minggu ini dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan masih seperti tunas.<br />
Pada minggu ini pembentukan awal dari hati, pancreas, paru-paru,kelenjar tiroid dan jantung.<br />
<strong><em>Minggu ke 7:</em></strong><br />
Jantung sudah terbentuk lengkap. Saraf dan otot bekerja bersamaan unutk pertama kalinya. Bayi mempunyai reflek dan bergerak spontan(anda belum dapat merasakannya). Akhir minggu ke ini otak akan terbentuk lengkap.<br />
<strong><em>Minggu ke 8:</em></strong><br />
Embrio sekarang berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki,tangan, lengan, bahu. Organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, mata membentuk pigmen. Didalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobi penciuman di otak.<br />
Jantung sudah memompa dengan kuat dan irama teratur.</p>
<p><strong><em>Minggu ke 9:</em></strong><br />
Pergerakan pertama fetus dapat dideteksi dengan USG. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk.<br />
<strong><em>Minggu ke 10:</em></strong><br />
Tulang sudang menggantikan kartilago. Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar daripada tubuh.<br />
<strong><em>Minggu ke 11:</em></strong><br />
Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkan kembali(kencing).<br />
<strong><em>Minggu ke 12:</em></strong><br />
Ukuran fetus anda sekarang sekitar 8 cm. Semua organ vital bayi sudah terbentuk.<br />
Dengan signal dari otak, otot akan merespon dan bayi sudah dapat menendang.</p>
<p>Akhir trimester pertama,organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. Rasa mual dan lelah pada anda sudah hilang. Perkembangan selanjutnya anda akan melihat pertumbuhan bayi (dan juga anda) bertumbuh lebih besar.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=24&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanda-tanda kehamilan</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/ibu-dan-anak/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/ibu-dan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 01:17:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://515t4n.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[TANDA KEHAMILAN Mungkin sudah banyak dari rekan rekan blogger yang tahu apa itu hamil/mengandung, namun tidak sedikit pula yang tidak tahu atau kurang paham tentang tanda tanda kehamilan. Yang saya maksudkan dengan tanda tanda kehamilan disini yaitu apa apa saja yang dialami seorang wanita saat hamil atau menjelang akan hamil. Untuk mengatakan seorang wanita itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=13&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TANDA KEHAMILAN</p>
<p>Mungkin sudah banyak dari rekan rekan blogger yang tahu apa itu hamil/mengandung, namun tidak sedikit pula yang tidak tahu atau kurang paham tentang tanda tanda kehamilan. Yang saya maksudkan dengan tanda tanda kehamilan disini yaitu apa apa saja yang dialami seorang wanita saat hamil atau menjelang akan hamil.<br />
<span id="more-13"></span><br />
Untuk mengatakan seorang wanita itu hamil, maka perlu dilakukan kajian terlebih dahulu terhadap data subyektif dan obyektif yang ditemukan pada wanita tersebut. Data subyektif artinya segala sesuatu yang dirasakan atau dialami oleh wanita yang sedang hamil atau sering disebut dengan gejala kehamilan sedangkan data obyektif adalah segala hal yang bisa diamati oleh orang lain pada diri seorang wanita yang sedang hamil atau sering diistilahkan dengan tanda kehamilan. Tanda kehamilan sendiri dibagi lagi menjadi tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti.</p>
<p><strong>Gejala Kehamilan Tidak Pasti :</strong></p>
<ul>
<li>Tidak haid adalah gejala pertama yang dirasakan oleh      seorang wanita yang menyadari kalau dirinya sedang hamil. Penting untuk      dicatat tanggal hari pertama haid terakhir guna menentukan usia kehamilan      dan memperkirakan tanggal kelahiran. Rumus sederhana menentukan tanggal      kelahiran yaitu tanggal ditambah 7 sedangkan bulan dikurangi 3, dihitung      dari tanggal pertama haid terakhir.</li>
<li>Mual dengan diikuti muntah ataupun tidak sering terjadi      pada bulan bulan pertama kehamilan.</li>
<li>Mengidam atau menginginkan sesuatu baik itu makanan,      minuman atau hal hal yang lain.</li>
<li>Gangguan buang air besar karena pengaruh hormonal.</li>
<li>Sering kencing terutama bila kehamilan sudah besar.</li>
<li>Kadang kadang wanita hamil bisa pingsan di keramaian      terutama pada bulan bulan awal kehamilan.</li>
<li>Tidak ada nafsu makan, mungkin ada hubungannya dengan      mual mual diatas.</li>
</ul>
<p><strong>Tanda Kehamilan Tidak Pasti :</strong></p>
<ul>
<li>Perubahan warna kulit menjadi lebih gelap dari      sebelumnya yang kira kira terjadi diatas minggu ke 12 kehamilan.</li>
<li>Keputihan atau keluarnya cairan berlebihan dari vagina      karena pengaruh hormonal.</li>
<li>Gusi bengkak terutama pada bulan bulan pertama      kehamilan.</li>
<li>Perubahan payudara menjadi lebih tegang dan membesar.</li>
<li>Pembesaran perut terutama tampak jelas setelah      kehamilan 14 minggu.</li>
<li>Tes kehamilan memberikan hasil positif.</li>
</ul>
<p><strong>Tanda Pasti Kehamilan :</strong></p>
<ul>
<li>Pada perabaan di bagian perut dirasakan adanya janin      serta gerak janin.</li>
<li>Bila didengarkan menggunakan alat Doppler maka akan      terdengar detak jantung janin.</li>
<li>Pada pemeriksaan USG dilihat gambaran janin.</li>
<li>Pada pemeriksaan rontgen terlihat gambaran rangka      janin.</li>
</ul>
<p>Barangkali rekan rekan masih bingung, mengapa disebut gejala atau tanda kehamilan tidak pasti, hal tersebut karena pada wanita yang mempunyai gejala atau tanda tanda kehamilan tidak pasti diatas masih ada kemungkinan mengalami kelainan lain yang memberikan gejala atau tanda yang sama. Misalnya pada wanita dengan pseudosiesis (wanita yang sangat menginginkan hamil) maka gejala gejala hamil diatas juga akan ia rasakan, walau sebenarnya wanita tersebut tidak hamil.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=13&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2010/02/01/ibu-dan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CAESAR OPERASI</title>
		<link>http://515t4n.wordpress.com/2008/12/04/rumah-tangga-3/</link>
		<comments>http://515t4n.wordpress.com/2008/12/04/rumah-tangga-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 09:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>515t4n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[CAESAR OPERASI Bersenang-senang Dulu, Bersakit-sakit Kemudian? Akhir-akhir ini, operasi caesar menjadi tren, karena dinilai lebih praktis dan tidak terlalu menyakitkan. Bahkan, para dokter kerap menyodorkan opsi ini. Anda harus tahu, operasi caesar bukannya tanpa komplikasi. Kita tidak dapat menutup mata melihat adanya kecenderungan terus meningkatnya jumlah ‘peserta’ operasi caesar. Menurut Dra. Yati Utoyo Lubis, Ph.D, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=1&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CAESAR OPERASI</strong></p>
<p><strong>Bersenang-senang Dulu, Bersakit-sakit Kemudian?</strong></p>
<p>Akhir-akhir ini, operasi caesar menjadi tren, karena dinilai lebih praktis dan tidak terlalu menyakitkan. Bahkan, para dokter kerap menyodorkan opsi ini. Anda harus tahu, operasi caesar bukannya tanpa komplikasi.<br />
<span id="more-1"></span><br />
Kita tidak dapat menutup mata melihat adanya kecenderungan terus meningkatnya jumlah ‘peserta’ operasi caesar. Menurut Dra. Yati Utoyo Lubis, Ph.D, staf pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, “Ironisnya, si pasien itu sendiri diduga memilih operasi caesar yang tak seharusnya (tanpa indikasi kesehatan atau medis) karena sosialisasi yang keliru.”</p>
<p>Memang, menurut WHO (Badan Kesehatan Dunia), standar rata-rata operasi caesar di sebuah negara adalah sekitar 5–15%. “Di Indonesia sendiri, persentase operasi caesar sekitar 5%. Di rumah sakit pemerintah rata-rata 11%, sementara di rumah sakit swasta bisa lebih dari 30%,” ujar Prof. dr. Gulardi Wiknyosastro, Sp.OG, Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta. .</p>
<p>Kecenderungan peningkatan jumlah pasien yang menjalani operasi caesar di rumah sakit swasta ini sempat mengkhawatirkan para dokter yang patuh pada kode etik kedokteran. Bukan saja di Indonesia, tapi juga di Amerika.</p>
<p>Tonya Jamois , Ketua International Caesarean Awareness Network (ICAN &#8211; Jaringan Masyarakat Internasional Peduli Caesar) mengatakan, “ American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG &#8211; Perkumpulan Ahli Obstetrik dan Ginekologi di Amerika) telah memberikan peraturan untuk para anggotanya, yakni untuk sebuah operasi caesar, mereka harus menunjukkan pada pasien bukan saja prosedur operasi, tapi juga harus menjelaskan bahwa operasi caesar lebih berisiko untuk ibu dan bayinya dibandingkan dengan persalinan normal.”</p>
<p>Harus diakui, banyak wanita yang merasa khawatir harus menjalani persalinan normal hanya karena sering mendengar cerita orang lain mengenai rasa sakit yang akan dialaminya pada proses persalinan normal. Padahal, di ujung cerita, biasanya orang tersebut mengatakan merasa lega dan bahagia begitu buah hatinya lahir. Rasa sakit yang mendera sebelumnya hampir-hampir tidak terasa lagi.</p>
<p>Selain itu, ada bagian cerita yang sering ‘tertangkap’ oleh para wanita tadi, yakni persalinan dengan operasi caesar konon bisa lebih cepat dan proses persalinan bisa tetap diikuti oleh si pasien.</p>
<p>“Mereka lalu menangkap bagian yang menyenangkan dari cerita ini tanpa disertai pengetahuan mengenai rasa sakit yang lama setelah operasi, berbagai risiko yang dapat timbul akibat operasi, maupun proses pemulihan pascaoperasi yang lama. Dengan sosialisasi ‘keliru’ semacam itu, ditambah dengan semakin banyaknya wanita muda yang menjalani operasi caesar, maka seolah-olah operasi menjadi sebuah jalan keluar bagi kekhawatiran mereka,” lanjut Yati .</p>
<p>Padahal, menurut dr. Marius Widjajarta, SE , Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI), “Operasi caesar boleh dilakukan asal ada indikasi medis.”</p>
<p>Repotnya, kini, makin banyak pilihan dan juga tawaran yang menyebabkan meningkatnya operasi caesar yang justru tidak perlu.</p>
<p><strong>Sekali caesar tetap caesar?</strong></p>
<p>Meningkatnya jumlah pasien yang menjalani operasi caesar antara lain juga karena pendapat yang menyatakan, bahwa sekali operasi caesar tetap operasi caesar. Artinya, bila mereka menjalani operasi casear sebelumnya, maka persalinan berikutnya mau tidak mau harus caesar lagi. Tidak ada pilihan lain.</p>
<p>“Padahal, dengan sayatan sejajar dengan garis perut dan kondisi kehamilan setelahnya yang baik, persalinan berikutnya tak selalu harus melalui operasi. Juga, mungkin saja pada persalinan pertama terjadi plasenta previa atau terjadi persalinan macet, sementara pada kehamilan kedua kondisinya baik-baik saja sehingga persalinan normal bisa dilakukan,” ujar Prof. Gulardi</p>
<p>Repotnya, ada pula wanita yang minta melahirkan dengan operasi caesar hanya karena ingin memilih tanggal atau waktu persalinan. Kalau keadaannya begini, Prof. Gulardi yang juga mantan Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia menandaskan sekali lagi, “Bila tidak ada keadaan gawat dan indikasi untuk operasi, maka tindakan operasi tidak sesuai dengan kode etik kedokteran. Dokter juga seharusnya memberikan penjelasan pada pasien mengenai risiko operasi caesar yang lebih tinggi dibandingkan dengan persalinan normal.“</p>
<p>Nah, salah satu penangkal agar tidak mudah memilih operasi caesar adalah dengan memiliki pengetahuan cukup banyak mengenai operasi itu sendiri.</p>
<p><strong>Ada andil rumah sakit juga</strong></p>
<p>Sekilas, tampaknya si pasien itu sendiri yang menjadi ‘biang keladi’ naiknya jumlah angka operasi caesar tanpa indikasi medis. Padahal, pihak rumah sakit juga punya andil. Iming-iming yang ditawarkan oleh pihak rumah sakit seringkali sulit ditampik.</p>
<p>“Bahkan, ada yang melaporkan pada kami, bahwa ada paket yang menawarkan operasi caesar sekalian operasi usus buntu. Padahal, menurut kode etik kedokteran, kedua operasi tersebut tak perlu dilakukan, apalagi sekaligus, jika tak ada indikasi kesehatan,” kata dr. Marius W.</p>
<p>Belum lagi, disinyalir ada pihak rumah sakit yang seakan-akan menggiring pasien untuk ‘memilih’ operasi caesar ketimbang persalinan normal. Misalnya, dengan menyatakan bahwa janin terlilit tali pusat (biasanya dengan menunjukkan hasil USG atau ultrasonografi). Nah, pasien yang tak punya pengetahuan kesehatan sama sekali biasanya akan menuruti tawaran dokternya untuk operasi. “Padahal, lilitan tali pusat tak selalu harus dioperasi,” tutur Prof. Gulardi W.</p>
<p>Sehubungan dengan ini, Prof. Gulardi menambahkan, “Jika ada indikasi untuk operasi pun, dokter harus menjelaskan mengenai penyakitnya, alternatif pengobatannya, serta apa alasan si ibu harus menjalani operasi.”</p>
<p>Pada kondisi tertentu, seperti plasenta previa (ari ari janin menutupi jalan lahir) atau ukuran panggul tak sesuai dengan besar bayi, indikasi operasi caesar memang perlu dan sudah bisa diperkirakan melalui pemeriksaan sebelumnya.</p>
<p>Sayangnya, banyak hal lain yang sebenarnya bukan indikasi medis untuk operasi, namun diarahkan seolah-olah sebuah indikasi operasi. “Keadaan seperti ini bisa terjadi karena di Indonesia belum ada standar pelayanan kesehatan yang jelas,” sambung dr. Marius W. Lalu, apa jalan ke luarnya?</p>
<p><strong>Second Opinion</strong></p>
<p>“Jika Anda menghadapi dokter yang bersikukuh agar Anda dioperasi dan Anda merasa tidak ada indikasi kuat untuk menjalani operasi tersebut, maka sebaiknya Anda mencari second opinion atau bahkan third opinion. Bandingkan pendapat antara dokter yang satu dengan yang lainnya. Lalu, bagaimana cara Anda memilih dokter-dokter yang tepat untuk dimintai pendapat lainnya? “Sebaiknya cari dokter dari rumah sakit yang berbeda. Bisa juga Anda pilih dokter dengan usia yang berbeda. Memang jumlah uang yang akan dikeluarkan dari kocek Anda cukup banyak. Tetapi, dibandingkan dengan risiko yang mungkin Anda hadapi, rasanya pengorbanan Anda itu sepadan,” jelasnya lagi.</p>
<p>Jadi, bila Anda ingin menjalani operasi caesar tanpa indikasi medis, tidak salahnya jika Anda menggali dulu pengalaman mereka yang pernah mengalami proses persalinan dengan operasi dan secara normal. Apalagi, persalinan normal lebih murah, lebih nyaman karena proses penyembuhannya lebih cepat, serta risikonya lebih kecil bagi ibu dan bayinya ketimbang operasi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/515t4n.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/515t4n.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/515t4n.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/515t4n.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/515t4n.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/515t4n.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/515t4n.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/515t4n.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/515t4n.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/515t4n.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/515t4n.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/515t4n.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/515t4n.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/515t4n.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=515t4n.wordpress.com&amp;blog=5739302&amp;post=1&amp;subd=515t4n&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://515t4n.wordpress.com/2008/12/04/rumah-tangga-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0bde10c1cd71441303bc78230c453ec9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">515t4n</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
